Wali Kota Cimahi Ngatiyana menegaskan pembangunan di Kota Cimahi akan terus berlanjut meski mendapat kritik keras dari sejumlah pihak
CIMAHI, NyaringIndonesia.com – Wali Kota Cimahi Ngatiyana menegaskan pembangunan di Kota Cimahi akan terus berlanjut meski mendapat kritik keras dari sejumlah pihak, termasuk melalui media sosial. Menurutnya, kritik merupakan bagian dari dinamika sekaligus kontrol terhadap jalannya pembangunan.
Thank you for reading this post, don't forget to subscribe!Hal tersebut disampaikan Ngatiyana usai menghadiri peringatan Hari Veteran Nasional ke-77 sekaligus HUT PIVERI ke-62 di Gedung Ksatrian Kodim 0609 Cimahi, Kamis (20/8/2026).
Ngatiyana mengatakan, pembangunan Kota Cimahi tidak dilakukan oleh pemerintah secara sendirian. Pelaksanaannya membutuhkan sinergi dengan TNI, Polri, serta seluruh elemen masyarakat agar berbagai program pembangunan dapat berjalan dengan baik dan memberikan manfaat bagi masyarakat.
“Kami akan tetap sabar menerima kritik dari masyarakat, meskipun disampaikan dengan bahasa yang keras, terutama di media sosial. Kritik tersebut akan menjadi bahan evaluasi kami sebagai pemerintah,” ujar Ngatiyana.
Ia menegaskan, pembangunan yang dilakukan Pemkot Cimahi bukan untuk kepentingan pribadi maupun keuntungan pejabat, melainkan untuk menyediakan infrastruktur yang manfaatnya dapat dirasakan masyarakat hingga generasi mendatang.
“Prinsip saya, Pemerintah Kota Cimahi harus membangun. Yang penting tulus dan ikhlas serta bermanfaat bagi anak cucu kita. Bukan kita membangun untuk mendapatkan keuntungan,” tegasnya.
Ngatiyana juga menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat apabila proses pembangunan yang sedang berlangsung mengganggu aktivitas warga. Salah satunya dampak rekayasa lalu lintas akibat pembangunan underpass dan jembatan di kawasan Pemkot Cimahi.
Menurutnya, penerapan rekayasa lalu lintas pada tahap awal pembangunan telah menyebabkan kemacetan di sejumlah ruas jalan Kota Cimahi. Kondisi tersebut kemudian menjadi perhatian masyarakat dan ramai dikritik melalui media sosial.
“Kami melihat bermacam respons masyarakat di media sosial tentang kemacetan di sejumlah ruas jalan di Kota Cimahi, padahal baru sehari rekayasa lalu lintas diterapkan,” katanya.
Meski demikian, Ngatiyana meminta masyarakat memahami bahwa pembangunan tersebut ditujukan untuk kepentingan jangka panjang. Ia memastikan Pemkot Cimahi akan terus mengevaluasi dampak pembangunan agar manfaatnya dapat dirasakan masyarakat.
“Prinsip saya, Pemerintah Kota Cimahi harus terus membangun dengan tulus dan ikhlas demi kepentingan masyarakat,” pungkasnya. (Bzo)

