Orang Tua Siswa SDN Baros Mandiri 7 Cimah khawatir relokasi sekolah dapat mempengaruhi psikologis anak
CIMAHI, NyaringIndonesia.com – Perubahan suasana dan lingkungan sekolah secara mendadak dinilai dapat memengaruhi proses pembentukan karakter anak. Kekhawatiran tersebut menjadi salah satu alasan penolakan terhadap rencana penutupan dan relokasi SDN Baros Mandiri 7 di Kota Cimahi yang disuarakan pihak sekolah bersama orang tua siswa.
Thank you for reading this post, don't forget to subscribe!Ketua Komite SDN Baros Mandiri 7, Wulan Widhatul Ummah, menilai perpindahan sekolah secara tiba-tiba dapat mengganggu proses pembiasaan nilai dan sikap positif yang selama ini dibangun dalam lingkungan pendidikan.
Menurutnya, suasana belajar memiliki peran penting dalam membentuk kedisiplinan, empati, rasa aman, hingga hubungan sosial antarsiswa. Jika lingkungan pendidikan berubah drastis, anak dinilai membutuhkan waktu untuk kembali beradaptasi.
“Pendidikan bukan hanya soal kegiatan belajar di kelas, tetapi juga pembentukan karakter anak melalui lingkungan yang nyaman, aman, dan penuh perhatian,” ujar Wulan saat dikonfirnasi Sabtu (16/05/26).
Ia menjelaskan, nilai-nilai seperti kepedulian terhadap sesama, rasa hormat, cinta tanah air, hingga kedekatan emosional antara guru dan siswa dibangun melalui proses yang berlangsung terus-menerus.
” Karena itu, kami mengkhawairkan, perubahan lingkungan belajar dapat menghambat proses belajar siswa.” jelasnya.
” Anak usia sekolah dasar cenderung lebih rentan mengalami tekanan psikologis ketika menghadapi perubahan lingkungan secara mendadak. Kondisi itu dinilai dapat berdampak pada kenyamanan dan perkembangan mental siswa.” tambahnya.
Selain persoalan pembentukan karakter, komite sekolah juga menyoroti dampak ekonomi bagi masyarakat sekitar. Mereka menilai relokasi sekolah berpotensi menambah beban biaya transportasi dan kebutuhan harian keluarga siswa.
” Hingga kini, kami belum mendapatkan kepastian, maupun solusi konkret dari pihak dinas pendidikan terkait berbagai keberatan yang kami sampaikan.” pungkasnya. (Bzo)

