Orang Tua Siswa SMPN 1 Purwakarta Sampaikan Aspirasi soal Komite Sekolah dan Pola Komunikasi

IMG 20260615 WA0007
Sejumlah wali murid berharap proses pemilihan komite sekolah berjalan transparan dan komunikasi antara orang tua dengan pihak sekolah semakin terbuka.

PURWAKARTA, NYARINGINDONESIA.COM – Sejumlah orang tua siswa di SMPN 1 Purwakarta menyampaikan berbagai masukan terkait keberadaan komite sekolah serta mekanisme komunikasi antara wali murid dan pihak sekolah.

Thank you for reading this post, don't forget to subscribe!

Salah satu aspirasi yang mencuat adalah harapan agar ketua komite sekolah berasal dari unsur orang tua yang masih memiliki anak aktif bersekolah di SMPN 1 Purwakarta. Menurut sebagian wali murid, kondisi tersebut dinilai dapat membantu komite memahami secara langsung kebutuhan siswa maupun orang tua di lingkungan sekolah.

Selain itu, beberapa orang tua juga mengungkapkan adanya kendala dalam menyampaikan aspirasi kepada pihak sekolah. Mereka menilai peran koordinator kelas (korlas) terkadang membuat komunikasi harus melalui perantara sebelum sampai kepada pihak sekolah.

Sejumlah wali murid mengaku pernah diarahkan untuk terlebih dahulu menyampaikan pertanyaan atau masukan kepada korlas sebelum diteruskan kepada sekolah. Kondisi ini kemudian memunculkan harapan agar jalur komunikasi dapat lebih terbuka dan langsung.

Menanggapi hal tersebut, pihak sekolah melalui Humas SMPN 1 Purwakarta, Syarif, menjelaskan bahwa keberadaan dan susunan kepengurusan komite sekolah telah diatur dalam ketentuan yang berlaku. Menurutnya, regulasi tidak mengharuskan ketua komite berasal dari orang tua yang anaknya masih aktif bersekolah.

Ia menjelaskan bahwa komite sekolah dapat diisi oleh unsur orang tua atau wali peserta didik maupun tokoh masyarakat yang memiliki kepedulian dan perhatian terhadap dunia pendidikan.

“Sesuai regulasi, ketua komite sekolah dapat berasal dari unsur orang tua siswa dan atau tokoh masyarakat yang memiliki empati dan perhatian terhadap pendidikan,” ujarnya saat memberikan keterangan kepada media, Senin (15/6).

Ketentuan tersebut mengacu pada Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 75 Tahun 2016 yang mengatur bahwa keanggotaan komite sekolah dapat berasal dari orang tua atau wali peserta didik, komunitas pendidikan, hingga tokoh masyarakat yang peduli terhadap kemajuan pendidikan.

Syarif juga menyampaikan bahwa berdasarkan informasi yang diterimanya, kepengurusan komite sekolah akan memasuki masa pemilihan kembali pada tahun ajaran baru mendatang. Ia menegaskan bahwa sekolah tidak ikut campur dalam proses pembentukan maupun pemilihan komite sekolah.

Menurutnya, sekolah tetap menjaga hubungan yang baik dengan komite serta seluruh pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan pendidikan.

Terkait isu komunikasi, pihak sekolah membantah adanya pembatasan akses bagi orang tua siswa. Syarif menegaskan bahwa sekolah berupaya membuka ruang komunikasi seluas-luasnya dengan wali murid, guru, dan seluruh pemangku kepentingan.

“Komunikasi antara sekolah dengan wali murid maupun guru terbuka. Kami terus berupaya membangun koordinasi dan komunikasi yang baik dengan semua pihak,” katanya.

Sementara itu, Ketua DPC Persatuan Wartawan Republik Indonesia Purwakarta, Didi, menilai komite sekolah memiliki peran penting sebagai mitra strategis sekolah. Menurutnya, komite tidak hanya berfungsi memberikan pertimbangan dan dukungan, tetapi juga menjadi jembatan komunikasi antara sekolah dan masyarakat.

Ia menekankan pentingnya transparansi serta keterbukaan informasi untuk menjaga kepercayaan dan menciptakan hubungan yang harmonis di lingkungan pendidikan.

Dengan adanya rencana pemilihan kepengurusan komite sekolah pada tahun ajaran baru, sejumlah orang tua berharap proses tersebut dapat berlangsung secara demokratis, transparan, dan mampu mengakomodasi berbagai aspirasi wali murid demi terciptanya lingkungan pendidikan yang semakin kondusif di SMPN 1 Purwakarta.

======================

Artikel ini bertujuan untuk memperkaya informasi pembaca. Nyaringindonesia.com mengumpulkan informasi ini dari berbagai sumber relevan dan tidak terpengaruh oleh pihak luar.

Jangan lupa untuk terus mengikuti kami untuk mendapatkan informasi terkini berita Nyaring Indonesia lainnya di Google News