Seorang Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) di Dinas DPKP jadi korban pembacokan
Venol menjelaskan, saat tiba di kawasan Limbangan, Kabupaten Garut, mereka justru mengalami kejadian yang menegangkan. Insiden tersebut berlangsung di Kampung Cicurug, Desa Selaawi, Kecamatan Limbangan, sekitar pukul 16.00 WIB pada Sabtu, Maret 2026.
“Saat berada di rumah mertua, tiba-tiba enam orang yang tidak dikenal datang dan langsung melakukan penyerangan,” ujar Venol saat akan menuju Rumah Sakit lewat seluler.
Ia menuturkan, tanpa adanya peringatan, para pelaku langsung merusak rumah dan menyerangnya menggunakan senjata tajam. Akibat aksi kejam tersebut, Venol mengalami luka bacok serius disertai pendarahan hebat.
Korban kemudian segera dibawa ke Rumah Sakit Hasan Sadikin, Bandung, untuk mendapatkan perawatan medis secara intensif.
“Saya diserang dengan senjata tajam hingga jari saya terputus. Saat ini saya berada di Rumah Sakit Hasan Sadikin Bandung, sementara rumah mertua saya juga mengalami kerusakan,” katanya.
Hingga kini, Venol masih menjalani perawatan dan dijadwalkan menjalani operasi akibat luka parah yang menyebabkan jari tangannya putus.
Di sisi lain, pihak keluarga telah melaporkan kejadian tersebut kepada aparat kepolisian setempat, yaitu Polsek Limbangan, Garut.
“Saya berharap pihak berwajib segera mengusut kasus ini dan menangkap para pelaku. Tindakan ini bukan hanya bentuk penganiayaan terhadap saya, tetapi juga perusakan rumah mertua saya,” tambahnya.
Keluarga korban pun menuntut keadilan atas peristiwa tersebut agar para pelaku mendapatkan hukuman sesuai dengan hukum yang berlaku.
“Saya juga menuntut keadilan atas kejadian ini. Perbuatan mereka sangat meresahkan,” tutupnya. (Bzo)
======================
Artikel ini bertujuan untuk memperkaya informasi pembaca. Nyaringindonesia.com mengumpulkan informasi ini dari berbagai sumber relevan dan tidak terpengaruh oleh pihak luar.
Jangan lupa untuk terus mengikuti kami untuk mendapatkan informasi terkini berita Nyaring Indonesia lainnya di Google News

