Pejalan Kaki Depan Borma Cihanjuang Cimahi Terpaksa Berjalan di Badan Jalan, Warga Desak Pemerintah Bertindak

1778895636388

Keselamatan para pejalan kaki harus jadi prioritas demi keselamatan di jalan raya

Thank you for reading this post, don't forget to subscribe!

CIMAHI, NYARINGINDONESIA.COM –  Minimnya fasilitas trotoar di kawasan depan Borma Cihanjuang, Kota Cimahi, menjadi sorotan warga. Kondisi tersebut membuat pejalan kaki terpaksa berjalan di badan jalan yang padat kendaraan, sehingga dinilai membahayakan keselamatan masyarakat.

Keluhan itu disampaikan Deni Oktora dari Forum Silaturahmi Warga Cihanjuang. Menurutnya, hingga saat ini kawasan tersebut belum memiliki jalur pedestrian yang layak, padahal aktivitas masyarakat di lokasi itu cukup tinggi setiap harinya.

“Pejalan kaki seperti dipaksa bertaruh nyawa karena harus berjalan di tengah arus kendaraan yang ramai. Ini seharusnya menjadi perhatian serius,” ujar Deni, Sabtu (16/5/2026).

Ia menilai kondisi tersebut tidak hanya mengganggu kenyamanan, tetapi juga mengancam keselamatan warga, termasuk pelajar, lansia, dan masyarakat yang setiap hari melintas di kawasan itu.

1778895653261
Parkir depan Borma Cihanjuang yang mengganggu arus lalu lintas

Deni menegaskan, hak pejalan kaki telah diatur dalam Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, khususnya Pasal 131 dan Pasal 132, yang menyebut masyarakat berhak mendapatkan fasilitas pendukung dan perlindungan keselamatan saat menggunakan jalan.

“Undang-undang sudah jelas mengatur hak pejalan kaki. Jangan sampai masyarakat terus dirugikan karena fasilitas dasarnya tidak tersedia,” katanya.

Forum Silaturahmi Warga Cihanjuang pun meminta Pemerintah Kota Cimahi bersama pihak pengelola dan pemilik kawasan Borma Cihanjuang segera mengambil langkah konkret dengan menyediakan trotoar yang aman dan layak.

Menurut Deni, keberadaan pusat usaha semestinya diimbangi dengan perhatian terhadap keselamatan publik, termasuk penyediaan akses pedestrian bagi masyarakat sekitar.

“Jangan sampai kawasan usaha berkembang, tetapi keselamatan warga justru terabaikan,” tegasnya.

Warga berharap persoalan tersebut segera mendapat perhatian sebelum menimbulkan kecelakaan yang dapat merugikan masyarakat.

 

======================

Artikel ini bertujuan untuk memperkaya informasi pembaca. Nyaringindonesia.com mengumpulkan informasi ini dari berbagai sumber relevan dan tidak terpengaruh oleh pihak luar.

Jangan lupa untuk terus mengikuti kami untuk mendapatkan informasi terkini berita Nyaring Indonesia lainnya di Google News