Pelatih Red Sparks Ko Hee-jin Bilang Fokus Jadi Kunci Utama Kekalahan atas Hillstate

Bola voli
Pelatih Red Sparks, Ko Hee-jin, menunjukkan kekecewaan mendalam setelah timnya kalah 0-3 (20-25, 17-25, 22-25) dari Hillstate dalam laga kedua playoff Liga Voli Putri Korea Selatan 2024-2025.

Cimahi, NyaringIndonesia.com – Pelatih Red Sparks, Ko Hee-jin, menunjukkan kekecewaan mendalam setelah timnya kalah 0-3 (20-25, 17-25, 22-25) dari Hillstate dalam laga kedua playoff Liga Voli Putri Korea Selatan 2024-2025.

Thank you for reading this post, don't forget to subscribe!

Pertandingan yang berlangsung di Gymnasium Chungmu, Kamis (27/3), menyisakan rasa frustasi bagi Ko Hee-jin, yang dikenal sangat memperhatikan kedisiplinan dan konsentrasi tim.

Ko Hee-jin menyoroti kurangnya fokus para pemain, yang menjadi penyebab utama kekalahan tersebut. Kekalahan ini membuat kedua tim kini sama-sama mengoleksi satu kemenangan, memaksa mereka untuk melanjutkan ke laga ketiga yang akan digelar di Gymnasium Suwon pada Sabtu (29/3).

Salah satu faktor yang memengaruhi penampilan tim adalah cedera yang dialami setter andalan mereka, Yeom Hye-seon. Kehilangan Yeom membuat tim kehilangan kestabilan dalam pengaturan permainan.

Red Sparks kesulitan menjalankan serangan yang terorganisir dengan baik, dan hal ini memberi tekanan lebih pada pemain lain untuk menutupi kekosongan yang ditinggalkan.

“Tidak adanya Yeom Hye-seon sangat memengaruhi kami. Setter adalah pemimpin di lapangan yang mengatur tempo dan distribusi bola. Tanpa dia, kami kehilangan koordinasi yang sangat dibutuhkan dalam pertandingan penting seperti ini,” ungkap Ko Hee-jin.

Namun, meskipun demikian, Ko Hee-jin tetap berusaha memberi semangat kepada para pemainnya. Ia menegaskan bahwa meskipun hasil pertandingan ini mengecewakan, para pemain sudah berjuang keras.

Ko Hee-jin sudah sering menekankan kepada timnya bahwa fokus adalah elemen terpenting dalam mencapai kemenangan.

“Di putaran pertama, saya sangat bangga dengan tim kami. Mereka menunjukkan konsentrasi yang luar biasa dan semua persiapan berjalan dengan baik. Namun, hari ini kami kehilangan semuanya. Fokus adalah hal terpenting dalam pertandingan besar seperti ini,” ujar Ko Hee-jin.

Menurutnya, meskipun Red Sparks sempat bermain seimbang, ketidakmampuan untuk menjaga fokus membuat permainan mereka mudah terkendala. Setiap kali mereka mulai bangkit, konsentrasi mereka hilang, dan Hillstate mampu memanfaatkan celah tersebut untuk meraih kemenangan.

“Selama pertandingan, kami masih bisa bermain cukup seimbang, tetapi tiba-tiba semuanya menjadi kacau. Pada level ini, perbedaan antara tim yang menang dan kalah bukan hanya terletak pada siapa yang bermain, tetapi juga pada tingkat fokus dan konsentrasi pemain,” tambahnya.

Dengan kekalahan ini, Red Sparks kini harus berjuang keras di laga ketiga. Ko Hee-jin berharap anak asuhnya dapat memperbaiki kesalahan mereka dan bangkit untuk meraih kemenangan.

“Kami harus belajar dari kekalahan ini dan memperbaiki segala kekurangan. Yang terpenting adalah kami harus tetap tenang, fokus, dan bekerja sama untuk meraih kemenangan di laga ketiga. Jika kami berhasil, kami akan melaju ke final dan menghadapi Pink Spiders,” kata Ko Hee-jin dengan penuh harapan.

Pertandingan ketiga yang akan digelar di Gymnasium Suwon pada Sabtu (29/3) besok menjadi penentu siapa yang akan melangkah ke final. Red Sparks diharapkan bisa memanfaatkan pengalaman dari kekalahan ini untuk tampil lebih baik, mengatasi tekanan, dan menunjukkan semangat juang yang tinggi. Ko Hee-jin pun berharap timnya bisa kembali menunjukkan karakter sebagai tim yang tangguh.

==============

Disclaimer:

Artikel ini bertujuan untuk memperkaya informasi pembaca. Nyaringindonesia.com mengumpulkan informasi ini dari berbagai sumber relevan dan tidak terpengaruh oleh pihak luar.

Jangan lupa untuk terus mengikuti kami untuk mendapatkan informasi terkini berita Nyaring Indonesia lainnya di Google News

Editor : NI1

Berita Utama