Perumahan ARHASS VILLA

Pemerintah Kaji Gunakan Jenis BBM Ini, Isu Pengurangan Pertalite Makin Kencang

Illustrasi foto, Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) mengonfirmasi bahwa pembatasan pembelian Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi jenis Pertalite.
JAKARTA, NyaringIndonesia.com – Rencana pengurangan penggunaan BBM Pertalite oleh pemerintah nampaknya akan segera direalisasikan. Informasi terbaru menunjukkan bahwa pemerintah sedang mempertimbangkan untuk mengganti Pertalite dengan BBM Euro 4 dan 5 guna mengurangi subsidi BBM yang mencapai puluhan triliun rupiah.

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan, menyatakan bahwa selain mengurangi subsidi, penggantian ini juga akan berdampak positif pada kualitas udara.

“Saat ini kita sedang mempertimbangkan untuk beralih ke BBM Euro 4 dan Euro 5, yang memiliki kandungan sulfur yang lebih rendah,” ungkap Luhut di akun Instagramnya.

Luhut juga mengatakan bahwa timnya bersama Pertamina sedang melakukan kajian dan perhitungan terkait rencana ini. “Dengan beralih ke BBM Euro 4 dan 5, kita bisa mengurangi subsidi sebesar 20 hingga 50 triliun rupiah,” tambahnya.

Selain itu, menurut Luhut, penggunaan BBM Euro 4 dan 5 juga diharapkan dapat mempercepat peningkatan kualitas udara di Jakarta. Beliau juga menyoroti masalah polusi udara yang disebabkan oleh Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) di Jakarta.

Tidak hanya dari kendaraan bermotor, Luhut juga menyinggung dampak buruk PLTU terhadap kualitas udara. “Masalah ini sangat kompleks dan merupakan kebijakan publik, saya serahkan kepada masyarakat dan bagaimana tanggapannya,” ujarnya.

Selain itu, Luhut juga menyampaikan bahwa pemerintah sedang mengupayakan langkah lain melalui beberapa peraturan, termasuk PMK Nomor 8 Tahun 2024 tentang PPN mobil listrik.

Sementara itu, tanda-tanda pengurangan penggunaan Pertalite sudah mulai terlihat di beberapa SPBU Pertamina yang menghapus penanda BBM subsidi jenis Pertalite. Salah satunya terlihat di SPBU Pertamina 31.122.03 di daerah Simpruk, Permata Hijau, Jakarta, di mana logo Pertalite sudah tidak terlihat di plang depan.

Meskipun demikian, SPBU tersebut masih menyediakan BBM Pertalite, meskipun hanya tertulis Pertamax Turbo, Pertamax, Pertamina Dex, dan Dexlite di plang depan.

Editor : Eka Martadinata

# # #

Berita Utama

Scroll to Top