Pemkot Cimahi Dorong Perpustakaan Jadi Ruang Aktivitas Publik

IMG 20260819 200559
Pemerintah Kota Cimahi mendorong agar keberadaan perpustakaan tidak hanya berorientasi pada kegiatan membaca dan penyediaan bahan bacaan

CIMAHI, NyaringIndonesia.com -; Pemerintah Kota Cimahi mendorong agar keberadaan perpustakaan tidak hanya berorientasi pada kegiatan membaca dan penyediaan bahan bacaan. Lebih dari itu, perpustakaan diharapkan berkembang menjadi ruang publik yang terbuka, nyaman, dan mampu mengakomodasi kebutuhan masyarakat dari berbagai kelompok.

Thank you for reading this post, don't forget to subscribe!

Dorongan tersebut sejalan dengan upaya Pemerintah Kota Cimahi memperluas akses layanan publik yang inklusif, termasuk bagi penyandang disabilitas. Perpustakaan dinilai memiliki potensi untuk menjadi salah satu ruang interaksi masyarakat yang tidak hanya menyediakan koleksi pengetahuan, tetapi juga menghadirkan berbagai kegiatan edukatif dan rekreatif.

Kepala Dinas Arsip dan Perpustakaan Daerah Kota Cimahi, Diah Ajuni Lukitosari, mengatakan pihaknya tengah menyiapkan sejumlah program untuk memperluas fungsi perpustakaan. Salah satu gagasan yang sedang dirancang yakni tur ke sejumlah bangunan heritage di Kota Cimahi dengan menggandeng Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (Disbudparpora).

” Baru gagasan saja, dan harapan kita nantnya kita bisa gunakan sekoci untuk berkeliling mengunjungi bangunan yang bernilai sejarah di Kota Cimahi. Ya tentunya, kita harus berkolaborasi dengan Disbudparpora.” kata Diah Ajuni Lukitosari. Rabu (18/08/26).

Menurut Diah, perubahan fungsi perpustakaan merupakan bagian dari perkembangan layanan perpustakaan di tengah kebutuhan masyarakat yang semakin beragam.

” Perpustakaan kini tak hanya ditujukan bagi masyarakat yang datang untuk membaca atau mencari buku, ttapi juga dapat dimanfaatkan sebagai tempat untuk mengikuti berbagai aktivitas.” tambahya.

Konsep keterbukaan tersebut juga mencakup masyarakat penyandang disabilitas. Diah menuturkan, perpustakaan perlu memastikan fasilitas maupun koleksi yang tersedia dapat memberikan pengalaman yang dapat diakses oleh pengunjung dengan berbagai kondisi.

“Khususnya bagi teman kita yang mempunyai keterbatasan (difabel). Mereka bisa berkunjung ke sini, karena di sini kan koleksinya juga tidak hanya koleksi yang berupa textbook, tapi ada koleksi-koleksi yang berupa gambar.” tuturnya.

Selain menyediakan bahan bacaan, perpustakaan juga menghadirkan sejumlah aktivitas pendukung yang dapat diikuti pengunjung. Kegiatan tersebut di antaranya berupa ice breaking untuk membangun semangat dan kebersamaan, serta fasilitas bioskop mini yang memberikan pengalaman visual bagi pengunjung.

” Tuk meningkatkan semangat kebersamaan., kita adakan kegiatan ice bereaking, Kemudian juga ada bioskop mini, sebagai unsur visualnya.” terangnya.

Melalui pengembangan tersebut, Pemkot Cimahi ingin menjadikan perpustakaan sebagai fasilitas publik yang memiliki fungsi lebih luas. Tidak hanya menjadi tempat memperoleh informasi dan meningkatkan minat baca.

” Namun, perpustakaan diarahkan juga menjadi ruang berkegiatan, berinteraksi, serta menikmati berbagai layanan secara setara bagi seluruh masyarakat.” tutupnya. (Bzo)