Pemkot Cimahi Kawal Proyek SMPN 14 hingga Rampung

IMG 20260903 213437
Pemerintah Kota Cimahi memastikan pembangunan SMP Negeri 14 di Kelurahan Padasuka mendapat pengawasan sejak dimulainya pekerjaan hingga proyek tersebut selesai

CIMAHI, NyaringIndonesia.com – Pemerintah Kota Cimahi memastikan pembangunan SMP Negeri 14 di Kelurahan Padasuka mendapat pengawasan sejak dimulainya pekerjaan hingga proyek tersebut selesai.

Thank you for reading this post, don't forget to subscribe!

Pengawasan dilakukan untuk menjaga agar pelaksanaan pembangunan berjalan sesuai rencana, baik dari sisi waktu pengerjaan, penggunaan anggaran, maupun mutu bangunan yang dihasilkan.

Wali Kota Cimahi Ngatiyana mengatakan pembangunan fasilitas pendidikan tersebut tidak berhenti pada seremoni peletakan batu pertama. Pemkot Cimahi, kata dia, akan memantau perkembangan pekerjaan di lapangan agar target penyelesaian dapat tercapai.

“Target kita pembangunan ini selesai sampai akhir Desember. Anggarannya juga kita awasi bersama,” ujar Ngatiyana seusai menghadiri groundbreaking SMPN 14 Cimahi, Kamis (3/09/26).

Menurut Ngatiyana, kehadiran SMPN 14 menjadi bagian dari langkah pemerintah daerah dalam menambah fasilitas pendidikan di Kota Cimahi. Keberadaan sekolah tersebut diharapkan dapat menunjang kebutuhan masyarakat, terutama di wilayah Padasuka dan sekitarnya.

Dari sisi konstruksi, bangunan sekolah pada tahap pertama akan dibuat dua lantai. Sementara rancangan awal gedung sebenarnya disiapkan untuk tiga lantai.

Ngatiyana menyebut pembangunan belum sekaligus mencapai tiga lantai karena harus menyesuaikan dengan kemampuan keuangan daerah. Pemerintah berencana melanjutkan pembangunan lantai ketiga pada 2027.

“Rencana awalnya memang tiga lantai. Namun, kemampuan kita saat ini baru untuk dua lantai. Mudah-mudahan tahun 2027 bisa dilanjutkan ke lantai ketiga,” katanya.

Ia menambahkan, pengerjaan secara bertahap tidak boleh mengurangi kualitas bangunan yang dikerjakan pada tahap pertama. Karena itu, proses pembangunan tetap akan dikawal agar memenuhi ketentuan teknis yang telah ditetapkan.

Ngatiyana berharap pekerjaan berlangsung tanpa hambatan sehingga bangunan yang telah selesai dapat segera dimanfaatkan untuk kegiatan belajar mengajar.

“Harapannya tahun depan sudah bisa digunakan untuk masyarakat,” ujarnya.

Pemantauan proyek akan dilakukan terhadap sejumlah aspek. Selain perkembangan pekerjaan fisik, pemerintah akan melihat kesesuaian penggunaan anggaran, kualitas konstruksi, serta ketepatan waktu penyelesaian.

Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan pembangunan fasilitas pendidikan menggunakan anggaran daerah secara tepat dan menghasilkan bangunan yang layak digunakan dalam jangka panjang.

Pembangunan SMPN 14 sendiri berlangsung di atas lahan yang sebelumnya digunakan sebagai rumah dinas untuk kepentingan sekolah dan guru. Aset tersebut merupakan milik Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

Pemanfaatan lahan tersebut untuk fasilitas pendidikan menjadi bagian dari dukungan dan sinergi antara Pemkot Cimahi dengan Pemprov Jawa Barat.

Ngatiyana mengapresiasi dukungan Pemprov Jawa Barat yang memungkinkan aset tersebut digunakan untuk kepentingan masyarakat.

“Kami berterima kasih kepada Pemerintah Provinsi Jawa Barat yang telah memberikan dukungan untuk pendidikan maupun infrastruktur lainnya,” ungkapnya.

Ngatiyana juga menegaskan pengawasan akan terus dilakukan sampai pekerjaan benar-benar selesai.

” Kami juga berharap proyek ini tak hanya tuntas sesuai target, tetapi juga menghasilkan fasilitas pendidikan yang berkualitas dan dapat segera memberikan manfaat bagi masyarakat.” tegasnya.