Pemerintah Kota Cimahi berencana memperkuat fasilitas pengolahan sampah di TPST Santiong dalam waktu dekat. Langkah tersebut dilakukan sebagai upaya meningkatkan kapasitas pengelolaan sampah sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap pembuangan akhir ke TPA Sarimukti
Thank you for reading this post, don't forget to subscribe!
CIMAHI, NyaringIndonesia.com – Pemerintah Kota Cimahi berencana memperkuat fasilitas pengolahan sampah di TPST Santiong dalam waktu dekat. Langkah tersebut dilakukan sebagai upaya meningkatkan kapasitas pengelolaan sampah sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap pembuangan akhir ke TPA Sarimukti.
Wali Kota Ngatiyana mengatakan, penguatan fasilitas dilakukan melalui penggantian mesin pengolah sampah yang saat ini dinilai sudah tidak bekerja secara optimal akibat gangguan teknis dan penurunan performa.
Menurutnya, penggantian mesin direncanakan mulai dilakukan pada Juli 2026. Sementara mesin lama akan diperbaiki terlebih dahulu agar tetap bisa dimanfaatkan kembali di lokasi lain.
“Mesin yang sekarang akan diperbaiki dan diservis supaya nantinya masih dapat digunakan kembali di tempat berbeda,” ujar Ngatiyana.
Saat ini kapasitas pengolahan sampah di TPST Santiong berada di angka sekitar 50 ton per hari. Setelah mesin baru mulai dioperasikan, kapasitas tersebut ditargetkan meningkat menjadi 85 ton per hari.
Ngatiyana menjelaskan, rencana penguatan fasilitas itu merupakan bagian dari strategi Pemerintah Kota Cimahi dalam meningkatkan sistem pengelolaan sampah yang lebih efektif dan berkelanjutan.
Selain memperbesar kapasitas pengolahan, Pemkot Cimahi juga terus mengembangkan berbagai metode pengelolaan sampah, mulai dari produksi refuse derived fuel (RDF), pengolahan kompos, hingga budidaya maggot.
Ia berharap peningkatan fasilitas di TPST Santiong dapat membantu menekan volume sampah harian di Kota Cimahi yang saat ini mencapai sekitar 250 ton per hari.
“ Poin pentingya, saat ini pengolahan sampah bisa terus ditingkatkan agar persoalan sampah di Cimahi dapat tertangani dengan lebih baik.” harapnya. (Bzo)

