Pemkot Cimahi Periksa Armada, Pastikan Mudik Aman

IMG 20260312 145217 scaled

CIMAHI, NyaringIndonesia.com – Pemerintah Kota Cimahi mulai mempersiapkan berbagai langkah untuk menghadapi arus mudik Lebaran tahun 2026. Salah satu upaya yang dilakukan adalah memastikan kesiapan armada transportasi yang akan digunakan masyarakat, termasuk bus dalam program mudik gratis.

Thank you for reading this post, don't forget to subscribe!

Melalui Dinas Perhubungan Kota Cimahi, pemerintah melakukan inspeksi keselamatan kendaraan atau ramp check terhadap sejumlah bus yang akan mengangkut peserta program “Mudik Happy 2026”. Pemeriksaan ini dilakukan untuk memastikan seluruh kendaraan berada dalam kondisi layak jalan serta memenuhi standar keselamatan sebelum beroperasi.

Wakil Wali Kota Cimahi, Adhitia Yudistira, mengatakan ramp check menjadi bagian penting dari upaya pemerintah daerah dalam menjamin keamanan perjalanan masyarakat selama musim mudik.

“Hari ini kami bersama jajaran Dishub Kota Cimahi, Satlantas, dan Jasa Raharja melaksanakan ramp check untuk memastikan kendaraan yang akan digunakan dalam program mudik dinyatakan layak jalan.” kata Adithia Yudisthira usai ramp check armada bus di PKB Baros, Cimahi Tengah. Kamis (12/03/26).

Menurutnya, pemeriksaan tak hanya difokuskan pada kondisi teknis kendaraan seperti rem, lampu, ban, dan perlengkapan keselamatan lainnya. Petugas juga memeriksa kelengkapan administrasi kendaraan, mulai dari SIM pengemudi, STNK, hingga dokumen pendukung lainnya.

” Koondisi kesehatan pengemudi juga kami periksa untuk memastikan mereka dalam keadaan prima saat menjalankan tugas membawa penumpang selama perjalanan mudik.” ujarnya.

Adhitia menambahkan, setiap bus yang akan diberangkatkan nantinya akan dilengkapi tiga orang kru yang terdiri dari dua sopir dan satu petugas pendamping. Langkah tersebut dilakukan untuk meningkatkan keamanan serta kenyamanan selama perjalanan.

” Tahun ini, kami menyediakan 15 unit bus untuk mengangkut sekitar 720 peserta menuju sejumlah daerah tujuan di Jawa Tengah.” lanjutnya.

Meskipun jumlah pendaftar mencapai sekitar 1.700 orang, keterbatasan armada membuat Pemerintah Kota Cimahi baru dapat memfasilitasi 15 bus pada tahun ini.

“Rencananya, para peserta mudik akan diberangkatkan pada 18 Maret 2026 dari Kompleks Pemerintah Kota Cimahi menuju beberapa kota tujuan melalui dua jalur perjalanan, yakni jalur utara menuju Semarang dan jalur selatan menuju Solo.” lanjutnya.

Adithia berharap berbagai langkah persiapan yang dilakukan dapat mendukung kelancaran arus mudik serta memberikan rasa aman bagi masyarakat yang akan pulang ke kampung halaman saat Lebaran.

” Kami pun menghimbau para perusahaan otobus dan pelaku usaha transportasi dapat memastikan seluruh kendaraan yang beroperasi selama musim mudik telah melalui pemeriksaan keselamatan agar perjalanan masyarakat berlangsung aman dan lancar.” pungkasnya. (Bzo).