Pemkot Cimahi menyiapkan 74 pohon untuk mengganti pohon yang terdampak proyek pembangunan Underpass Gatot Subroto sebagai bentuk kepedulian Pemkot Cimahi terhadap keestarian lingkungan.
CIMAHI, NyaringIndonesia.com – Pemkot Cimahi menyiapkan 74 pohon untuk mengganti pohon yang terdampak proyek pembangunan Underpass Gatot Subroto sebagai bentuk kepedulian Pemkot Cimahi terhadap keestarian lingkungan.
Thank you for reading this post, don't forget to subscribe!Penggantian pohon dilakukan secara simbolis di pelataran Masjid ABRI Cimahi oleh Wali Kota Cimahi dan sejumlah Forkopimda.
Wali Kota Cimahi, Ngatiyana menyebutkan, sebanyak 74 batang pohon bermacam jenis telah disiapkan untuk ditanam. Ia mengungkapkan, penanaman pohon tak semua dilakukan di kawasan yang terdampak pembangunan.
” Tak hanya disini, kita tanam pohon disejumlah tempat, di kawasan ekowisata ataupun di taman kahati.” ungkap Ngatiyana,usai penanaman pohon secara simbolis di pelataran Masjid ABRI Cimahi. Selasa (15/09/26).
Ngatiyana menegaskan, dalam setiap pembangunan ada yang harus dikorbankan, baik itu berupa bangunan, tanah, maupun pepohonan.
” Namun semua itu bukan menjadi satu alasan untuk memgabaikan ketentuan yang berlaku. Kita pasti bertanggungjawab terhadap apa yang kita lakukan. Karena memang merupakan tanggungjawab kita untuk mengganti setiap jengkal atau bentuk apapun yang terdampak oleh proses pembangunan.” tegasnya.
Seperti halnya pohon, lanjut Ngatiyana, Pemkot Cimahi pasti memperhitungkan dampak dari pembangunan. Menurutnya, proses pembangunan Underpass tak dilakukan secar sembarang, namun penuh perbitungan, agar sesuai dengan ketentuan.
” Nah seperti penggantian pohon ini, kita ganti pohon sesuai yang kita tebang. Bukan apa – apa, karena memang kewajiban kita.” jelasnya.
Meskipun pohon yang ditanam kebanyakan pohon durian, namun ada beberapa pohon yang ditanam sebagai penguat, seperti pohon mahoni.
” Kebanyakan pohon durian, ya yang kebih bermanfaat lah bagi kita, pohon durian salah satu jenis pohon yang termasuk cepat berbuah, sekitar dua hingga tiga tahun.”ujarnya.
Ngatiyana berharap, pemggantian pohon – pohon yang terdampak proyek pembamgunan dapat bermanfaat bagi seluruh masyarakat.
” Saya berharap, masyarakat dapat menerima manfaat dari pembangunan yang tengah kita jalankan.” pungkasnya. (Bzo)

