Pendapatan Daerah Jawa Barat Melejit di Tahun 2023, Fokus Inovasi Digital di Tahun 2024

Jawa Barat
P.j Gubernur Jawa Barat, Bey Triadi Machmudin

BANDUNG, Nyaringindonesia.com – Pemerintah Provinsi Jawa Barat melaporkan pencapaian luar biasa dalam pendapatan daerah pada tahun 2023.

Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Jawa Barat berhasil merealisasikan pendapatan sebesar Rp 34,77 triliun, meningkat 4,63 persen dibanding tahun sebelumnya.

Pencapaian tersebut dapat dicatatkan dari sektor Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang mencapai Rp 24,37 triliun. Pajak Daerah memberikan kontribusi signifikan, dengan Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) melebihi target sebesar 102,17 persen atau Rp 9,20 triliun.

Pajak lainnya, seperti atas penggunaan bahan bakar Kendaraan Bermotor dan Alat Berat (PBBKB) dan pajak atas pengambilan air permukaan (PAP), juga berhasil mencapai target yang ditetapkan.

Dedi Taufik, Kepala Bapenda Jabar, mengapresiasi kinerja semua pihak yang terlibat dalam mencapai prestasi ini. Ia menyatakan bahwa keberlanjutan inovasi teknologi digital akan menjadi fokus utama pada tahun 2024.

“Inovasi layanan tetap menjadi salah satu prioritas. Transaksi wajib pajak melalui aplikasi Sambara terus meningkat tiap tahun,” kata Dedi Taufik.

Tantangan di depan tidak luput dari perhatian Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Penjabat Gubernur Jawa Barat, Bey Triadi Machmudin, menyoroti visi nol emisi yang dapat mengubah arah pendapatan, terutama dari Pajak Kendaraan Bermotor (PKB).

Untuk itu, ia mengajak seluruh dinas terkait untuk mencari sumber pendapatan alternatif, khususnya dalam pengembangan sektor pariwisata.

Meskipun menghadapi berbagai potensi tantangan, Pemerintah Provinsi Jawa Barat tetap optimis dan siap menghadapi tahun 2024 dengan fokus pada inovasi teknologi digital, meningkatkan kesadaran wajib pajak, dan mencari sumber pendapatan alternatif di sektor pariwisata.

Berita Utama

Scroll to Top