Pengamat Politik dan Ekonomi Heru Subagja: Listyo Sigit Sudah Naik Level dari Sekadar Kapolri

IMG 20260514 WA0001 1

Pengamat Politik dan Ekonomi Heru Subagja menilai pujian terbuka Presiden Prabowo Subianto kepada Listyo Sigit Prabowo bukan sekadar candaan, melainkan pesan politik tentang kuatnya posisi Kapolri di lingkar kekuasaan nasional.

Thank you for reading this post, don't forget to subscribe!

JAKARTA, NYARINGINDONESIA.COM – Wacana regenerasi di tubuh Polri belakangan mulai ramai diperbincangkan. Namun di tengah isu tersebut, Presiden Prabowo Subianto justru memperlihatkan sinyal berbeda terhadap posisi Listyo Sigit Prabowo.

Dalam agenda di Tuban, Jawa Timur, Prabowo secara terbuka memuji kinerja Kapolri, terutama terkait dukungan terhadap program Makan Bergizi Gratis (MBG). Pernyataan itu dinilai bukan sekadar apresiasi biasa, melainkan pesan politik bahwa Listyo Sigit masih menjadi sosok penting dalam menjaga stabilitas pemerintahan.

Pengamat politik dan ekonomi, Heru Subagia, menilai ucapan Prabowo memiliki makna yang jauh lebih dalam dibanding sekadar candaan politik.

“Ketika Presiden menyebut Kapolri layak dikontrak lagi, itu bukan kalimat spontan biasa. Itu menunjukkan bahwa posisi tawar politik Listyo Sigit saat ini sangat besar,” ujar Heru, Minggu (17/5/2026).

Menurutnya, keberadaan Listyo Sigit saat ini tak hanya sebatas kepala institusi kepolisian secara administratif. Ia dinilai telah menjadi bagian penting dalam struktur politik dan keamanan pemerintahan.

“Listyo Sigit hari ini bukan hanya Kapolri secara administratif. Dia sudah menjadi bagian dari infrastruktur politik dan keamanan pemerintahan,” katanya.

Heru menilai hubungan antara Prabowo dan Listyo Sigit kini telah berkembang melampaui hubungan formal antara presiden dan Kapolri. Ada kepentingan strategis yang membuat posisi Listyo Sigit semakin kokoh di lingkar kekuasaan.

Hal itu terlihat dari panjangnya masa jabatan Kapolri yang kini telah berlangsung lebih dari lima tahun. Dalam pandangan Heru, kecil kemungkinan Prabowo mengambil risiko mengganti figur yang dianggap masih efektif menjaga stabilitas nasional.

“Sejak awal saya melihat pergantian Kapolri bukan agenda mudah. Dan hari ini terbukti, Listyo Sigit justru mendapat legitimasi politik langsung dari Presiden,” ujarnya.

Bahkan, Heru memperkirakan masa akhir jabatan Listyo Sigit nantinya lebih mungkin dipengaruhi faktor usia pensiun dibanding keputusan politik pergantian di tengah jalan.

“Artinya bukan karena kehilangan kepercayaan, tetapi karena memang batas formal usia jabatan,” katanya.

Selain kedekatan dengan Prabowo, Heru juga menilai kekuatan politik Listyo Sigit tidak lepas dari hubungan baiknya dengan Joko Widodo.

Menurutnya, jejaring politik yang dibangun Kapolri selama ini menjadi modal besar yang membuat posisinya semakin sulit digoyang di tengah dinamika elite nasional.

Heru juga menyinggung komunikasi politik Listyo Sigit dengan Titiek Soeharto yang dinilai menunjukkan kedekatan dengan lingkar inti kekuasaan.

“Dia mampu membaca arah angin politik dan menjaga konektivitas dengan banyak pusat kekuatan,” ucapnya.

Di titik tersebut, Heru melihat Listyo Sigit tidak sekadar membangun karier birokrasi di kepolisian, melainkan tengah mengakumulasi modal politik jangka panjang.

Bahkan, ia memprediksi nama Listyo Sigit berpotensi tetap memiliki peran strategis setelah pensiun dari Polri, termasuk kemungkinan masuk dalam radar kontestasi politik nasional pada Pemilu 2029.

“Saya kira karier politiknya belum selesai setelah pensiun dari Polri,” katanya.

Menurut Heru, dengan jaringan, legitimasi kekuasaan, dan modal elektoral yang dimiliki saat ini, Listyo Sigit berpotensi menjadi figur penting dalam peta politik nasional mendatang.

“Dia punya jaringan, legitimasi kekuasaan, dan modal elektoral yang tidak kecil. Itu bisa menjadi tabungan politik menuju 2029,” pungkasnya. (Gils)

 

======================

Artikel ini bertujuan untuk memperkaya informasi pembaca. Nyaringindonesia.com mengumpulkan informasi ini dari berbagai sumber relevan dan tidak terpengaruh oleh pihak luar.

Jangan lupa untuk terus mengikuti kami untuk mendapatkan informasi terkini berita Nyaring Indonesia lainnya di Google News