Wali Kota Cimahi, Ngatiyana saat menerima penghargaan lembaga inkubator terbaik tingkat nasiona dari Menteri UMKM di Gedung SMESCO Â Indonesia, Jakarta.
Thank you for reading this post, don't forget to subscribe!
CIMAHI, NyaringIbdonesia.com – Predikat A yang diraih UPTD Cimahi Techno Park dalam Pemeringkatan Lembaga Inkubator Tahun 2026 menjadi indikator bahwa lembaga tersebut telah menerapkan sistem pengelolaan inkubator secara efektif, profesional, dan berkelanjutan.
Penilaian tersebut mencerminkan kemampuan Cimahi Techno Park dalam membangun tata kelola organisasi yang kuat, menghadirkan layanan inkubasi yang berkualitas, serta mengembangkan ekosistem inovasi yang mampu mendukung pertumbuhan startup dan pelaku UMKM berbasis teknologi.
Wali Kota Cimahi, Ngatiyana, menerangkan bahwa efektivitas pengelolaan tersebut tercermin dari hasil evaluasi komprehensif yang dilakukan terhadap berbagai aspek kelembagaan, mulai dari arah strategis organisasi, kualitas sumber daya manusia, kesiapan infrastruktur inkubasi, sistem pengelolaan data dan akuntabilitas, kualitas layanan inkubasi, kemitraan strategis, hingga dampak yang dihasilkan oleh tenant binaan.
” Pada aspek infrastruktur inkubasi, Cimahi Techno Park berhasil memperoleh nilai sempurna Keberhasilan ini menunjukkan kesiapan fasilitas dan lingkungan pendukung dalam menunjang proses inkubasi bisnis secara optimal.” terang Ngatiyana usai menerima penghargaan di gedung Smesco Indonesia, Jakart. Senin (29/06/26).
Menurutnya, kinerja tersebut merupakan hasil dari konsistensi Cimahi Techno Park dalam mengimplementasikan berbagai program pengembangan kewirausahaan, seperti Program Inkubasi Bisnis Teknologi (IBT) dan Cimahi Makerspace.
” Melalui prgram yang telah dilakukan , banyak tenant telah mendapatkan pendampingan secara menyeluruh, mulai dari penguatan kapasitas usaha, pengembangan produk, fasilitasi akses pembiayaan, strategi pemasaran, hingga perluasan jejaring kemitraan.” imbuhnya.
Lebih lanjut, Ia mengatakan, melalui sistem pengelolaan yang berjalan efektif juga tercermin dari capaian tenant binaan yang terus menunjukkan perkembangan positif, di antaranya peningkatan omzet, perluasan pasar, penciptaan lapangan kerja baru, hingga keberhasilan meraih berbagai penghargaan di tingkat nasional maupun internasional.
” Capaian ini memperlihatkan bahwa pengelolaan inkubator tidak hanya berorientasi pada pemenuhan standar kelembagaan, tetapi juga mampu menghasilkan dampak nyata bagi pertumbuhan ekosistem kewirausahaan dan ekonomi daerah.” katanya.(Bzo)

