Jakarta, NyaringIndonesia.com – Penjualan mobil listrik berbasis baterai atau battery electric vehicle (BEV) di Indonesia kembali mencatat pertumbuhan pada Februari 2026, mencerminkan tren adopsi kendaraan ramah lingkungan yang terus menguat di pasar domestik.
Thank you for reading this post, don't forget to subscribe!Data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) menunjukkan distribusi dari pabrik ke diler (wholesales) mencapai 12.259 unit sepanjang Februari. Angka ini meningkat 21,8 persen dibandingkan Januari 2026 yang mencatat 10.061 unit.
Meski mengalami pertumbuhan signifikan, kontribusi BEV terhadap total pasar otomotif nasional masih berada di kisaran 15 persen. Pada periode yang sama, total penjualan mobil nasional tercatat sebanyak 81.159 unit.
Dominasi Model dan Persaingan Ketat
Dari sisi model, BYD Atto 1 mempertahankan posisinya sebagai pemimpin pasar mobil listrik di Indonesia. Model ini mencatat distribusi 3.700 unit pada Februari, meningkat dari 3.361 unit pada Januari.
Di posisi kedua, Jaecoo J5 menunjukkan lonjakan penjualan yang cukup signifikan. Model ini mencatat 2.926 unit, naik dari 1.942 unit pada bulan sebelumnya, memperlihatkan peningkatan daya tarik di segmen kendaraan listrik.
Sementara itu, Wuling Darion EV menempati posisi ketiga dengan penjualan 1.019 unit. Angka tersebut juga meningkat dibandingkan capaian Januari yang sebesar 790 unit.
Pendatang Baru dan Dinamika Pasar
Persaingan semakin dinamis dengan masuknya model baru seperti Geely EX2 yang langsung mencatat 776 unit dan menembus jajaran atas penjualan mobil listrik nasional.
Di sisi lain, BYD M6 justru mengalami penurunan penjualan, dari 851 unit pada Januari menjadi 523 unit di Februari, menandakan adanya pergeseran preferensi konsumen di tengah semakin beragamnya pilihan model BEV.
Momentum Transisi Kendaraan Listrik
Pertumbuhan penjualan BEV ini mencerminkan percepatan transisi menuju kendaraan listrik di Indonesia, didorong oleh kombinasi faktor seperti peningkatan pilihan produk, strategi harga, serta dukungan kebijakan pemerintah.
Namun demikian, pangsa pasar yang masih berada di angka 15 persen menunjukkan bahwa adopsi kendaraan listrik masih dalam tahap berkembang, dengan ruang pertumbuhan yang masih terbuka luas di masa mendatang.
Dengan tren yang terus meningkat dan kompetisi yang semakin ketat, pasar mobil listrik Indonesia diperkirakan akan terus berkembang seiring dengan peningkatan infrastruktur dan kesadaran masyarakat terhadap mobilitas berkelanjutan.
Berikut Daftar Lengkap BEV Terlaris di Indonesia Februari 2026:
- BYD Atto 1 — 3.700 unit
- Jaecoo J5 — 2.926 unit
- Wuling Darion EV — 1.019 unit
- Geely EX2 — 776 unit
- BYD M6 — 523 unit
- Aion UT — 407 unit
- BYD Sealion 7 — 343 unit
- Aion V — 335 unit
- Geely EX5 — 335 unit
- Denza D9 — 270 unit
- Xpeng X9 — 208 unit
- Hyundai Kona EV — 207 unit
- Aion Y Plus — 120 unit
- Changan Lumin — 110 unit
- Chery J6 — 101 unit
- MG 4EV — 95 unit
- VinFast VF3 — 88 unit
- BYD Seal — 70 unit
- Chery Omoda E5 — 64 unit
- Hyptec HT — 62 unit
- GWM Ora 3 — 62 unit
- Wuling Binguo EV — 60 unit
- Polytron G3 — 58 unit
- Neta V-II — 47 unit
- VinFast VF e34 — 32 unit
- Citroen E-C3 — 30 unit
- Seres E5 — 30 unit
- Mini Electric — 25 unit
- Hyundai Ioniq 5 — 21 unit
- Changan Deepal — 20 unit
- BYD Dolphin — 17 unit
- Wuling Mitra EV — 17 unit
- VW ID.Buzz — 16 unit
- Wuling Air EV — 15 unit
- Wuling Cloud EV — 13 unit
- Xpeng G6 — 11 unit
- Toyota bZ4X — 9 unit
- BMW i7 — 3 unit
- Mercedes-Benz EQE — 3 unit
- BMW iX1 — 3 unit
- Honda e:N1 — 2 unit
- Mazda MX-3 — 2 unit
- MG ZS EV — 2 unit
- Volvo ES90 — 1 unit
- VinFast VF6 — 1 unit
======================
Artikel ini bertujuan untuk memperkaya informasi pembaca. Nyaringindonesia.com mengumpulkan informasi ini dari berbagai sumber relevan dan tidak terpengaruh oleh pihak luar.
Jangan lupa untuk terus mengikuti kami untuk mendapatkan informasi terkini berita Nyaring Indonesia lainnya di Google News

