Keberangkatan calon jemaah haji asal Kota Cimahi tahun ini menjadi momen bersejarah, karena untuk pertama kalinya mereka akan menggunakan Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati sebagai titik embarkasi menuju Tanah Suci
Thank you for reading this post, don't forget to subscribe!
CIMAHI, NyaringIndonesia.com – Keberangkatan calon jemaah haji asal Kota Cimahi tahun ini menjadi momen bersejarah, karena untuk pertama kalinya mereka akan menggunakan Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati sebagai titik embarkasi menuju Tanah Suci. Penggunaan bandara ini menandai perubahan penting dalam skema pemberangkatan haji bagi jemaah Cimahi.
Seluruh proses keberangkatan tetap diawali dari titik kumpul di Pusdikpom sebelum para jemaah diberangkatkan ke Asrama Haji Indramayu untuk menjalani tahapan selanjutnya.
Pemerintah Kota Cimahi bersama instansi terkait telah melakukan koordinasi secara intensif guna memastikan pengalaman perdana ini berjalan lancar. Berbagai rapat persiapan digelar untuk mematangkan aspek teknis dan pelayanan di lapangan.
“Sebelumnya, yakni pada haribkmais, kami telah berokordinasi bersama pihak – pihak terkait, termasuk Pemkot Cimahi, untuk memastikan kesiapan keberangkatan,” ujar Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kota Cimahi, Nandang Rahayu, baru – baru ini.
Pada 26 Mei pukul 13.00 nanti, rencananya jemaah haji koter 7 akan diterbangkan melalui Bandara Kertajati menuju Tanah Suci. Namun sebelumnya masuk Asrama Haji Indramayu terlebih dahulu.
Sementara itu, penggunaan Bandara Kertajati sebagai embarkasi baru diharapkan tetap memberikan kenyamanan yang setara dengan bandara lain, seperti Bandara Soekarno-Hatta, karena telah memenuhi standar pelayanan yang berlaku.
“Dari sisi kesiapan, seluruh jemaah telah menerima perlengkapan yang dibutuhkan sebelum keberangkatan, mulai dari koper, tas paspor, hingga berbagai suvenir seperti batik, mukena, dan kain ihram.” tambahnya.
Koordinasi dengan pihak terkait, terus diperkuat hingga tahap akhir, guna memastikan pengalaman pertama ini berjalan tertib dan lancar.
” Karenanya, proses di bandara akan ditangani oleh Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) embarkasi.” lanjutnya.
Lebih lanjut, ia menegaskan tidak ada perubahan signifikan dalam mekanisme keberangkatan, dibanding tahun sebelumnya.
” Kami akui, perpindahan lokasi embarkasi ke Indramayu serta penggunaan Bandara Kertajati menjadi sorotan utama dalam penyelenggaraan haji tahun ini bagi jemaah asal Cimahi.” tandasnya. (Bzo)

