BANDUNG BARAT, NYARINGINDONESIA.COM – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bandung Barat menggelar istigasah bersama sebagai rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-19 Kabupaten Bandung Barat (KBB) di Masjid Ash-Shiddiq, Ngamprah, Kamis (18/6/2026). Kegiatan tersebut menjadi momentum untuk memanjatkan doa sekaligus merefleksikan perjalanan pembangunan daerah selama hampir dua dekade.
Thank you for reading this post, don't forget to subscribe!Istigasah dihadiri Bupati Bandung Barat Jeje Ritchie Ismail, Wakil Bupati Asep Ismail, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), jajaran pemerintah daerah, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta berbagai elemen masyarakat yang bersama-sama memohon keberkahan bagi Kabupaten Bandung Barat.
Dalam sambutannya, Bupati Jeje menegaskan bahwa peringatan hari jadi daerah tidak semata-mata menjadi agenda seremonial, tetapi juga menjadi kesempatan bagi seluruh masyarakat untuk melakukan muhasabah dan introspeksi terhadap perjalanan pembangunan yang telah dilalui.
“Perayaan hari jadi ini bukan sekadar seremoni, tetapi menjadi saat yang tepat bagi kita semua untuk melakukan muhasabah, introspeksi, serta memanjatkan doa terbaik demi kemajuan daerah yang kita cintai bersama,” ujar Jeje.
Menurutnya, usia ke-19 tahun menjadi gambaran perjalanan Bandung Barat yang penuh dengan dinamika, tantangan, sekaligus berbagai capaian pembangunan yang patut disyukuri. Berbagai program telah dijalankan dan hasilnya mulai dirasakan oleh masyarakat di berbagai sektor.
Jeje menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk terus menghadirkan pembangunan yang berorientasi pada terwujudnya Kabupaten Bandung Barat yang agamis, maju, adaptif, nyaman, aspiratif, dan harmonis.
Pada kesempatan tersebut, ia mengajak seluruh masyarakat menjadikan istigasah sebagai sarana memohon petunjuk dan pertolongan Allah SWT agar setiap langkah pembangunan senantiasa diberi kemudahan dan keberkahan.
“Kita berdoa agar Kabupaten Bandung Barat senantiasa diberikan keamanan, kedamaian, kemajuan, dan keberkahan. Semoga para pemimpin, aparatur pemerintah, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta seluruh warga Bandung Barat diberikan kekuatan dan keistiqamahan dalam mengabdi dan membangun daerah,” katanya.
Selain mengajak masyarakat memperkuat ikhtiar spiritual, Jeje juga menekankan pentingnya menjaga persatuan, kerukunan, dan semangat gotong royong sebagai modal utama dalam membangun daerah.
Menurutnya, keberhasilan pembangunan tidak mungkin dicapai hanya oleh pemerintah, melainkan memerlukan kolaborasi dan keterlibatan aktif seluruh lapisan masyarakat.
Ia berharap doa yang dipanjatkan dalam istigasah bersama tersebut menjadi kekuatan spiritual yang mampu mengiringi setiap proses pembangunan, sekaligus menjadi ikhtiar agar Kabupaten Bandung Barat terhindar dari berbagai musibah, bencana, maupun perpecahan yang dapat menghambat kemajuan daerah.
Menutup sambutannya, Jeje menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berpartisipasi menyukseskan kegiatan tersebut.
“Semoga Allah SWT senantiasa memberikan keberkahan, perlindungan, dan kemudahan bagi kita semua dalam membangun Kabupaten Bandung Barat yang lebih baik,” pungkasnya.
======================
Artikel ini bertujuan untuk memperkaya informasi pembaca. Nyaringindonesia.com mengumpulkan informasi ini dari berbagai sumber relevan dan tidak terpengaruh oleh pihak luar.
Jangan lupa untuk terus mengikuti kami untuk mendapatkan informasi terkini berita Nyaring Indonesia lainnya di Google News

