Persib Harus Bayar Denda dan Main Tanpa Penonton
Thank you for reading this post, don't forget to subscribe!JAKARTA, NYARINGINDONESIA.COM – Persib Bandung resmi dijatuhi sanksi oleh Asian Football Confederation (AFC) menyusul insiden kerusuhan yang terjadi pada laga leg kedua babak 16 besar Liga Champions Asia (ACL) 2 melawan Ratchaburi FC di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Februari lalu.
Berdasarkan rilis resmi AFC pada Rabu (13/5/2026), Persib menerima dua hukuman utama berupa denda sebesar 200 ribu dolar AS atau sekitar Rp3,5 miliar, serta sanksi menggelar dua pertandingan kandang tanpa penonton dalam kompetisi AFC.
“Persib Bandung diperintahkan membayar denda total sebesar USD200.000 yang wajib dibayarkan dalam waktu 30 hari sejak keputusan ini disampaikan,” tulis AFC dalam keterangannya.
Selain itu, AFC juga memutuskan Persib harus menjalani dua pertandingan kandang dengan stadion tertutup penuh bagi penonton.
“Perintah ini berlaku untuk dua pertandingan kandang Persib berikutnya di wilayah Indonesia dalam kompetisi klub pria AFC,” lanjut pernyataan tersebut.
Tak hanya itu, AFC juga memberikan masa percobaan selama dua tahun kepada Persib Bandung. Jika dalam periode tersebut kembali terjadi pelanggaran serupa, klub berpotensi menerima hukuman yang lebih berat.
Dalam keputusan disiplin itu, AFC menyatakan Persib melanggar sejumlah regulasi, di antaranya pasal 64 dan 65 dalam Regulasi Komite Disiplin dan Etik AFC, serta pasal 35 dalam Regulasi Keselamatan dan Keamanan AFC.
Pelanggaran yang menjadi sorotan antara lain aksi oknum suporter yang menyalakan suar dan kembang api saat pertandingan berlangsung. Selain itu, terjadi pula pelemparan benda ke arah lapangan selama laga berlangsung.
AFC juga mencatat adanya kerusakan fasilitas stadion seperti kursi penonton dan papan iklan akibat kericuhan tersebut.
Tak berhenti di situ, laporan AFC menyebut adanya tindakan intimidasi, kata-kata kasar, hingga penghinaan yang dilakukan oknum suporter terhadap tim lawan dan perangkat pertandingan.
Sebagai tuan rumah, Persib dinilai gagal memastikan area publik stadion tetap aman dan steril. AFC menyoroti adanya lorong, tangga, hingga jalur evakuasi darurat yang terhalang penonton sehingga berpotensi membahayakan keselamatan.
Sanksi ini menjadi pukulan berat bagi Persib Bandung, terutama jika klub kembali tampil di kompetisi Asia musim mendatang. Selain beban finansial yang cukup besar, larangan kehadiran penonton juga dipastikan memengaruhi atmosfer pertandingan kandang Maung Bandung di level internasional.
======================
Artikel ini bertujuan untuk memperkaya informasi pembaca. Nyaringindonesia.com mengumpulkan informasi ini dari berbagai sumber relevan dan tidak terpengaruh oleh pihak luar.
Jangan lupa untuk terus mengikuti kami untuk mendapatkan informasi terkini berita Nyaring Indonesia lainnya di Google News

