Persib Comeback Dramatis, PSM Dibungkam 3-1 di GBLA

1788737988454

Uilliam Barros Pereira mencetak gol ketiga sekaligus melengkapi comeback Maung Bandung.

Thank you for reading this post, don't forget to subscribe!

BANDUNG, NYARINGINDONESIA.COM — Persib Bandung mengawali kiprahnya di Super League 2026/2027 dengan kemenangan dramatis. Sempat tertinggal lebih dulu dari PSM Makassar, Maung Bandung bangkit pada babak kedua dan menutup laga dengan kemenangan meyakinkan 3-1.

Duel pekan pertama tersebut berlangsung di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Minggu (6/9/2026). Persib harus memasuki ruang ganti dengan kepala tertunduk setelah PSM mencuri keunggulan cepat melalui Kodai Tanaka pada menit keenam.

Gol tersebut membuat Persib berada dalam tekanan. Sepanjang babak pertama, permainan Maung Bandung belum berkembang maksimal. PSM tampil rapat dan mampu membatasi ruang gerak para pemain Persib.

Situasi itu membuat Persib kesulitan membangun serangan. Beberapa peluang dari situasi bola mati memang sempat tercipta, tetapi belum cukup untuk mengubah keadaan.

Pelatih Persib, Igor Tolic, kemudian melakukan penyesuaian setelah turun minum.

Perubahan pendekatan itu langsung terlihat. Persib tampil jauh lebih agresif, mempercepat aliran bola, serta lebih berani bermain di area pertahanan PSM.

Hasilnya datang hanya tiga menit setelah babak kedua dimulai.

Patricio Matricardi mencetak gol pada menit ke-48 untuk membawa Persib menyamakan kedudukan. Momentum tersebut langsung dimanfaatkan Maung Bandung.

Hanya berselang tiga menit, Balsa Sekulic mencatatkan namanya di papan skor sekaligus membawa Persib berbalik unggul 2-1.

PSM yang sebelumnya mampu meredam permainan Persib mulai kehilangan kendali. Tekanan demi tekanan terus dilancarkan tuan rumah.

Persib akhirnya memastikan kemenangan pada menit ke-82. Uilliam Barros Pereira mencetak gol ketiga sekaligus melengkapi comeback Maung Bandung.

Skor 3-1 bertahan hingga peluit panjang dibunyikan.

Igor Tolic mengakui babak pertama menjadi pekerjaan rumah bagi Persib. Menurutnya, PSM mampu membuat permainan anak asuhnya tidak berkembang dengan pertahanan yang sangat kompak.

Namun, Tolic melakukan perubahan setelah jeda dengan membuat jarak antarlini lebih baik dan menginstruksikan pemainnya bermain lebih langsung.

“Pada babak kedua, jarak antarlini lebih baik dan pilihan umpan lebih jelas. Kami bermain lebih langsung untuk memenangkan bola kedua, hingga akhirnya mencetak gol pada waktu yang tepat dan menang 3-1,” kata Tolic.

Ia pun tidak menutupi bahwa penampilan Persib pada 45 menit pertama belum sesuai harapan.

“Babak pertama sedikit berantakan. Kami membuat lawan bermain sangat kompak sehingga sulit membongkar pertahanan mereka dan rentan serangan balik. Meski ada peluang dari bola mati, babak pertama tidak berjalan baik,” ujarnya.

Perubahan strategi setelah turun minum akhirnya menjadi pembeda.

Kemenangan atas PSM bukan hanya menghadirkan tiga poin bagi Persib, tetapi juga menjadi awal manis bagi Igor Tolic dalam debutnya sebagai pelatih kepala Maung Bandung di kompetisi resmi.

Tertinggal lebih dulu, Persib justru mampu membalikkan keadaan dengan tiga gol pada babak kedua. Sebuah respons yang menunjukkan bahwa Maung Bandung punya kemampuan untuk bangkit ketika berada dalam situasi sulit.

==============

Disclaimer:

Artikel ini bertujuan untuk memperkaya informasi pembaca. Nyaringindonesia.com mengumpulkan informasi ini dari berbagai sumber relevan dan tidak terpengaruh oleh pihak luar.

Jangan lupa untuk terus mengikuti kami untuk mendapatkan informasi terkini berita Nyaring Indonesia lainnya di Google News