Pemindahan laga Persija vs Persib ke Samarinda memicu spekulasi liar di media sosial, sementara Erick Thohir disebut sudah tak lagi terlibat dalam kepemilikan Persib Bandung sejak 2019.
JAKARTA, NYARINGINDONESIA.COM – Julukan “Anak Papa Erick” ramai diarahkan kepada Persib Bandung di media sosial usai pertandingan melawan Persija Jakarta dipindahkan dari Jakarta ke Samarinda pada pekan ke-32 Super League 2025/2026.
Thank you for reading this post, don't forget to subscribe!Laga klasik bertajuk El Clasico Indonesia itu awalnya dijadwalkan berlangsung di Jakarta pada Minggu (10/5/2026). Namun, operator kompetisi memutuskan memindahkan pertandingan ke Stadion Segiri dengan alasan faktor keamanan dan kelayakan pertandingan.
Keputusan tersebut memicu reaksi keras dari The Jakmania. Suporter Persija kecewa karena Macan Kemayoran kembali gagal menjamu rival abadinya di Ibu Kota. Tercatat, terakhir kali Persija menghadapi Persib di Jakarta terjadi pada 2019.
Di tengah polemik itu, nama Erick Thohir ikut terseret dalam perbincangan publik. Sejumlah warganet berspekulasi bahwa Erick memiliki pengaruh di balik pemindahan venue pertandingan tersebut.
Berbagai komentar bernada sindiran hingga candaan bermunculan di media sosial. Sebagian netizen menyebut Erick Thohir sebagai “penyelamat” Persib karena laga tidak jadi digelar di Jakarta. Dari situlah julukan “Anak Papa Erick” mulai ramai digunakan untuk menyindir skuad Pangeran Biru.
Narasi tersebut berkembang karena sebagian suporter lawan menilai Persib enggan bermain di kandang Persija. Meski demikian, hingga kini tidak ada pernyataan resmi yang menghubungkan Erick Thohir dengan keputusan pemindahan pertandingan tersebut. Operator liga menegaskan keputusan diambil murni berdasarkan pertimbangan keamanan.
Berdasarkan data yang beredar, Erick Thohir juga diketahui sudah tidak lagi memiliki saham maupun jabatan di Persib Bandung sejak 2019. Ia mundur dari kepengurusan klub setelah ditunjuk menjadi Menteri BUMN.
Saat ini, kepemilikan dan pengelolaan Persib berada di bawah konsorsium yang dipimpin Glenn Sugita. Hingga kini belum ada keterangan resmi dari pihak klub terkait kemungkinan keterlibatan Erick dalam struktur operasional maupun kepemilikan Persib.
Di dunia sepak bola, Erick Thohir memang memiliki rekam jejak panjang. Ia pernah menjadi Presiden sekaligus pemegang saham mayoritas Inter Milan sebelum melepas sahamnya kepada Suning Holding Group dan Oaktree Capital Management.
Selain itu, Erick juga pernah menjadi pemilik saham mayoritas DC United hingga 2018. Di Indonesia, ia sempat menjabat Direktur Keuangan Persija Jakarta.
Saat ini, Erick diketahui menjadi pemilik penuh Oxford United. Namun klub tersebut harus menerima kenyataan pahit usai terdegradasi dari Divisi Championship Inggris musim ini.
Selain Oxford United, Erick juga tercatat sebagai salah satu pemilik Persis Solo bersama Kaesang Pangarep serta Kevin Nugroho. Klub berjuluk Laskar Sambernyawa itu kini tengah berjuang keluar dari ancaman degradasi di kompetisi kasta tertinggi sepak bola nasional.
======================
Artikel ini bertujuan untuk memperkaya informasi pembaca. Nyaringindonesia.com mengumpulkan informasi ini dari berbagai sumber relevan dan tidak terpengaruh oleh pihak luar.
Jangan lupa untuk terus mengikuti kami untuk mendapatkan informasi terkini berita Nyaring Indonesia lainnya di Google News

