Bandung, NyaringIndonesia.com – Persib Bandung berpotensi mendapat sanksi dari AFC setelah kemenangan 1-0 atas Bangkok United pada laga AFC Champions League Two (ACL 2) 2025–2026 di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Rabu (10/12/2025) malam WIB.
Thank you for reading this post, don't forget to subscribe!Menurut laporan Tribun Jabar, ancaman tersebut muncul akibat ulah sebagian kecil suporter yang dianggap melanggar aturan selama pertandingan berlangsung. Jika sanksi dijatuhkan, Persib dapat dipaksa menutup sebagian kapasitas stadion atau bahkan menggelar laga kandang berikutnya tanpa penonton.
Manajemen Persib mengakui bahwa dukungan bobotoh belakangan ini semakin besar. Data internal menunjukkan peningkatan signifikan jumlah penonton dalam tiga laga kandang terakhir. Mereka berharap pada babak 16 besar, stadion bisa terisi hingga 32–35 ribu penonton.
“Saya bisa bilang atmosfernya luar biasa, terbaik, membuat para pemain berlari tanpa henti,” ujar Adhitia.
“Di babak 16 besar, kami sangat membutuhkan dukungan tersebut. Penonton naik dari 19 ribu, lalu 25 ribu, 28 ribu, dan semoga bisa mencapai 32–35 ribu,” lanjutnya.
Namun, harapan itu bisa saja kandas bila AFC benar-benar menjatuhkan sanksi. Selain potensi kerugian finansial, Persib juga dikhawatirkan akan kehilangan energi moral dari dukungan langsung bobotoh.
“Kalau kapasitas stadion dipangkas setengah, dari 38 ribu jadi hanya 19 ribu. Kalau sampai tanpa penonton, dampaknya jauh lebih berat,” kata Adhitia.
“Kerugiannya bukan hanya secara finansial, tetapi juga moral,” tambahnya.
Adhitia berharap ke depan suporter dapat lebih disiplin dan mematuhi aturan agar Persib bisa tampil dengan dukungan penuh di setiap pertandingan.
“Semoga kita semua bisa lebih memahami aturan dan menjaga situasi,” ujarnya.
=======================
Artikel ini bertujuan untuk memperkaya informasi pembaca. Nyaringindonesia.com mengumpulkan informasi ini dari berbagai sumber relevan dan tidak terpengaruh oleh pihak luar.
Jangan lupa untuk terus mengikuti kami untuk mendapatkan informasi terkini berita Nyaring Indonesia lainnya di Google News