Petugas Damkar Kota Cimahi Evakuasi Seorang Bocah Tenggelam

IMG 20260506 WA0023
Petugas Damkar Kota Cimahi  hersama warga mengevakuasi seorang bocah tenggelam di kolam yang sudah tak terpakai di Kelurahan Utama, Cimahi Selatan

 

Thank you for reading this post, don't forget to subscribe!

CIMAHI, NyaringIndonesia.com – Seorang anak laki-laki bernama Hisyam Faqih Ihsanuddin (5) ditemukan dalam kondisi meninggal dunia setelah tenggelam di sebuah kolam dengan kedalaman sekitar 4 meter. Korban merupakan warga Kampung Lembur Sawah RT 02 RW 12, Kelurahan Utama, Kecamatan Cimahi Selatan.

Kejadian tersebut sontak membuat keluarga korban terkejut dan terpukul setelah menerima informasi dari warga sekitar. Warga kemudian berbondong-bondong mendatangi lokasi kejadian untuk membantu proses pencarian hingga proses evakuasi dinyatakan selesai sekitar pukul 15.30 WIB.

Kepala Seksi Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Dinas Pemadam Kebakaran Kota Cimahi, Aep Mulyana, menjelaskan bahwa laporan pertama diterima dari seorang warga bernama Adi pada pukul 14.30 WIB.

“Lima menit setelah laporan masuk, tim kami langsung bergerak dan tiba di lokasi pada pukul 14.35 WIB untuk melakukan upaya pencarian dan penanganan,” kata Aep pada Rabu (05/05/2026).

Ia menambahkan, proses pencarian dan evakuasi berjalan cukup cepat meski terkendala kondisi air kolam yang keruh serta dipenuhi kotoran, sehingga menyulitkan pandangan di dalam air.

“Regu 2 yang diterjunkan ke lokasi dipimpin oleh Kepala Bidang dan Kepala Seksi Tanggul, bersama personel Indra K., Fogia, Rizal, Farhan, dan Erwin. Dengan menggunakan peralatan tali karmantel serta kacamata selam snorkel, petugas melakukan penyisiran di dasar kolam yang memiliki kedalaman sekitar 8 meter,” jelasnya.

Usai korban berhasil ditemukan, petugas segera memberikan pertolongan pertama dengan memeriksa tanda-tanda kehidupan. Namun, nyawa korban tidak dapat diselamatkan.

“Korban sudah dalam keadaan meninggal dunia saat ditemukan. Jenazah kemudian diserahkan kepada pihak keluarga, yakni ibunda korban, Ibu Rika Heni,” ujar Aep.

Aep juga mengingatkan bahwa peristiwa tersebut menjadi peringatan bagi orang tua agar lebih meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak, terutama di area berbahaya seperti kolam, sungai, maupun sumur.

“Kolam dengan kedalaman seperti ini sangat berisiko bagi anak usia balita jika tidak diawasi secara ketat oleh orang dewasa,” pungkasnya.(Bzo)