PLN Catat Realisasi Penjualan Listrik 285,23 TWh pada 2023, Naik 5,32 Persen dari Tahun Sebelumnya

PLN
Direktur Utama PT PLN (Persero) Darmawan Prasodjo dalam Focus Group Discussion (FGD) di IEA Headquarters, Paris, Prancis.(Dok. PT (PLN) Persero)

JAKARTA, Nyaringindonesia.comPT PLN (Persero) melaporkan pencapaian positif dalam penjualan listrik sepanjang tahun 2023. Realisasi penjualan listrik mencapai 285,23 terrawatt hour (TWh), mengalami peningkatan sebesar 5,32 persen dibandingkan tahun sebelumnya yang mencapai 270,82 TWh.

Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo, mengungkapkan bahwa segmen industri menjadi penyumbang terbesar dalam penjualan listrik, menyumbang sebanyak 30,72 persen dari total energi yang dijual.

Peningkatan penjualan ini disebutkan terjadi karena strategi ekstensifikasi yang dilakukan oleh perusahaan.

“Strategi ekstensifikasi melibatkan program akuisisi captive power, di mana pelanggan bisnis dan industri beralih dari penggunaan pembangkit listrik sendiri ke listrik PLN,” jelas Darmawan.

Program ini berhasil mendatangkan 10 pelanggan besar, termasuk perusahaan seperti PT Yamaha Indonesia, PT Bridgestone Tire, dan PT Indah Kiat Tangerang.

Selain program akuisisi captive power, PLN juga menjalankan program electrifying agriculture dan electrifying marine.

Program ini bertujuan untuk memberikan akses listrik yang lebih mudah kepada pelaku usaha di sektor pertanian dan kelautan, meningkatkan produktivitas, dan mendukung praktik usaha yang ramah lingkungan.

Darmawan menegaskan komitmen PLN untuk terus menjadi pendorong ekonomi nasional dengan memenuhi kebutuhan listrik di seluruh penjuru Indonesia, terutama untuk sektor bisnis dan industri.

Pencapaian positif ini diharapkan dapat berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi dan keberlanjutan di masa mendatang.

Berita Utama

Scroll to Top