PLN UP3 Cimahi Edukasi Bahaya Listrik Komunal kepada Pelajar dan Warga Parongpong

1771463841832

Bandung Barat, NyaringIndonesia.com – PT PLN (Persero) melalui Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Cimahi bersama ULP Lembang menggelar sosialisasi bahaya listrik komunal di lingkungan SMK Kesehatan Rajawali Parongpong, Jalan Cihanjuang, Kecamatan Parongpong, Kabupaten Bandung Barat, Rabu (12/2/2026). Kegiatan ini ditujukan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dan pelajar terhadap pentingnya penggunaan listrik yang aman dan sesuai standar.

Thank you for reading this post, don't forget to subscribe!

Dalam pemaparannya, tim PLN menjelaskan sejumlah risiko yang kerap muncul akibat penggunaan instalasi listrik komunal yang tidak memenuhi ketentuan. Di antaranya potensi korsleting akibat instalasi tidak standar, bahaya sengatan listrik dari kabel terkelupas, hingga risiko kebakaran karena beban listrik berlebih pada satu titik sambungan.

PLN juga menyoroti kondisi kabel semrawut yang masih banyak ditemukan di kawasan permukiman. Kabel menjuntai, instalasi terbuka, serta jarak yang terlalu dekat dengan jaringan listrik dinilai berpotensi menimbulkan induksi listrik dan membahayakan warga, terutama saat musim hujan atau ketika aktivitas masyarakat berlangsung di sekitar jaringan.

1771463882284
Foto bersama usai kegiatan

Manager PLN UP3 Cimahi, Aryta Wulandari, menyatakan edukasi keselamatan kelistrikan merupakan bagian dari tanggung jawab perusahaan dalam melindungi masyarakat.

“Listrik memiliki peran vital dalam kehidupan sehari-hari, tetapi harus digunakan sesuai standar keselamatan. Menghindari praktik listrik ilegal dan menjaga jarak aman dari jaringan merupakan langkah sederhana yang berdampak besar,” ujar Aryta.

Sementara itu, General Manager PLN Unit Induk Distribusi Jawa Barat, Sugeng Widodo, mengapresiasi inisiatif jajaran UP3 Cimahi dan ULP Lembang. Ia menegaskan bahwa peningkatan literasi keselamatan listrik menjadi bagian dari upaya menghadirkan layanan kelistrikan yang andal dan berkelanjutan.

“Keselamatan listrik adalah tanggung jawab bersama. Edukasi berkelanjutan diharapkan mampu membangun kesadaran kolektif demi menciptakan lingkungan yang aman dan produktif,” kata Sugeng.

Dalam kesempatan tersebut, PLN juga mengajak masyarakat memanfaatkan aplikasi PLN Mobile untuk melaporkan gangguan maupun potensi bahaya kelistrikan. Melalui kampanye bertajuk “Listrik Aman, Keluarga Tenang. Stop Penggunaan Listrik Ilegal”,

PLN berharap kesadaran masyarakat terhadap aspek keselamatan terus meningkat sehingga pemanfaatan listrik dapat berlangsung optimal tanpa mengorbankan keselamatan jiwa maupun lingkungan.

 

=======================

Artikel ini bertujuan untuk memperkaya informasi pembaca. Nyaringindonesia.com mengumpulkan informasi ini dari berbagai sumber relevan dan tidak terpengaruh oleh pihak luar.

Jangan lupa untuk terus mengikuti kami untuk mendapatkan informasi terkini berita Nyaring Indonesia lainnya di Google News