Posko layanan terpadu PMI Cimahi di alun – alun Kota Cimahi
CIMAHI, NyaringIndonesia.com – PMI Cimahi menerapkan sistem dua shift dalam operasional Posko Pertolongan Pertama yang berlokasi di Alun-Alun Cimahi selama periode siaga 15 hingga 29 Maret 2026. Sistem ini diterapkan guna memastikan layanan tetap optimal selama 24 jam, terutama dalam menghadapi lonjakan kebutuhan masyarakat.
Thank you for reading this post, don't forget to subscribe!Penanggung Jawab sekaligus pengemudi ambulans PMI Cimahi, Lucky Isham, menjelaskan bahwa dalam satu hari, petugas dibagi ke dalam dua shift dengan masing-masing terdiri dari lima personel.
“Setiap shift diisi lima orang, terdiri dari satu driver sekaligus penanggung jawab, dua petugas ambulans, dua motoris untuk asesmen, serta satu petugas jaga di posko,” ujar Lucky saat ditemui di lokasi, Kamis (26/03/26).
Menurutnya, pembagian shift ini bertujuan untuk menjaga kesiapsiagaan tim, baik dalam layanan pertolongan pertama maupun operasional ambulans.
Selama masa operasional posko sejak 15 hingga 26 Maret, PMI Cimahi telah menangani berbagai jenis kejadian. Tercatat sembilan kasus kecelakaan lalu lintas, satu kejadian kebakaran gudang mebel, serta tiga kali layanan ambulans.
Selain itu, pelayanan kesehatan mendominasi dengan total 46 penanganan, mulai dari pemeriksaan tekanan darah hingga penanganan kondisi darurat ringan. PMI juga memberikan layanan Restore Family Links (RFL) atau pemulihan hubungan keluarga sebanyak dua kasus.
Lucky mengungkapkan, sebagian besar pasien yang datang merupakan pengunjung alun-alun dan pemudik. Keluhan yang ditangani pun beragam, mulai dari kelelahan, dehidrasi, hingga insiden jatuh.
“Ada juga kasus epilepsi di sekitar area DPRD, serta pemudik yang datang dalam kondisi kurang sehat seperti demam dan lemas,” ungkapnya.
Guna mendukung operasional, PMI Cimahi menyiagakan satu unit ambulans. Selain itu, terdapat bantuan satu unit ambulans dari Dinas Kesehatan dan satu unit dari relawan, sehingga total tiga ambulans disiagakan.
” Penerapan sistem dua shift ini dipastikan dapat memaksimal pelayanan dan respons cepat terhadap keadaan darurat.” pungkasnya. (Bzo)

