Popularitas Megawati yang terus meningkat membuat hak siar V-League kini menjadi incaran sejumlah stasiun televisi di berbagai negara, termasuk Indonesia.
Thank you for reading this post, don't forget to subscribe!NYARINGINDONESIA.COM – Kembalinya megabintang voli Indonesia, Megawati Hangestri Pertiwi, ke kompetisi Liga Voli Korea Selatan (V-League) musim 2026/2027 bersama Suwon Hyundai Hillstate membawa dampak besar, tidak hanya bagi klubnya tetapi juga industri penyiaran olahraga.
Popularitas Megawati yang terus meningkat membuat hak siar V-League kini menjadi incaran sejumlah stasiun televisi di berbagai negara, termasuk Indonesia. Antusiasme publik Tanah Air terhadap aksi Megawati di Korea Selatan dinilai menjadi faktor utama meningkatnya nilai komersial kompetisi tersebut.
Beberapa jaringan televisi lokal maupun nasional di Indonesia disebut mulai melirik peluang penayangan V-League untuk memanfaatkan tingginya animo penggemar voli Indonesia terhadap pemain asal Jember tersebut.
Sebelumnya, hak siar V-League di Indonesia telah didistribusikan melalui platform siaran digital dan layanan streaming resmi seperti [Vision+](https://www.visionplus.id?utm_source=chatgpt.com).
Saat Megawati memperkuat Daejeon JungKwanJang Red Sparks pada musim 2023/2024 dan 2024/2025, pertandingan V-League juga disiarkan secara langsung oleh [TVRI Sport](https://tvri.go.id?utm_source=chatgpt.com) dan mendapat respons luar biasa dari pecinta voli Indonesia.
Fenomena “Megatron” julukan yang melekat pada Megawati dinilai sukses meningkatkan popularitas V-League di Indonesia. Tak sedikit pertandingan Red Sparks kala itu menjadi trending di media sosial karena tingginya jumlah penonton dan dukungan suporter Indonesia.
Kini, setelah resmi kembali berkarier di Korea bersama Hyundai Hillstate, perhatian publik diprediksi akan semakin besar. Kehadiran Megawati bahkan diyakini mampu meningkatkan rating siaran televisi dan jumlah pelanggan platform streaming yang menayangkan V-League musim depan.
Selain menjadi ikon olahraga Indonesia di kancah internasional, Megawati juga dianggap berhasil membuka pasar baru bagi kompetisi voli Korea Selatan di Asia Tenggara, khususnya Indonesia. (Gils)

