PPP Jabar Mulai Susun Target, Bidik Kursi DPR RI,

IMG 20260824 042722
Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Jawa Barat mulai menyusun target politik menghadapi Pemilu 2029. Salah satunya mengembalikan kader PPP dari Jawa Barat untuk duduk di kursi DPR RI.

CIMAHI, NyaringIbdonesia.com – Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Jawa Barat mulai menyusun target politik menghadapi Pemilu 2029. Salah satunya mengembalikan kader PPP dari Jawa Barat untuk duduk di kursi DPR RI.

Thank you for reading this post, don't forget to subscribe!

Ketua DPW PPP Jawa Barat, Uu Ruzhanul Ulum, mengatakan target tersebut menjadi salah satu fokus utama partai setelah konsolidasi kepengurusan di seluruh tingkatan mulai diperkuat.

“Target tahun 2029, kita kan sekarang ada dua tahapan. Pertama, target untuk 2029 adalah mengantarkan anggota kader dari Partai Persatuan Pembangunan menduduki Senayan di tiap dapil. Kita punya 11 dapil,” kata Uu dalam Musancab PPP Kota Cimahi di Cibogo, Cimahi Selatan, Minggu (23/8/2026).

Uu berharap PPP Jawa Barat dapat kembali memiliki sejumlah anggota DPR RI seperti pada periode-periode sebelumnya.

“Mudah-mudahan kembali kepada periode yang sebelum-sebelumnya, kita ada beberapa anggota DPR RI dari wilayah Jawa Barat,” ujarnya.

Untuk mewujudkan target tersebut, Uu juga berharap calon anggota DPR RI yang diusung PPP dari daerah pemilihan Jawa Barat merupakan kader atau tokoh yang berasal dari Jawa Barat.

Menurutnya, pencalonan putra daerah penting untuk membangun hubungan emosional antara calon legislatif dengan masyarakat sekaligus memastikan wakil rakyat memahami persoalan daerah yang diwakilinya.

“Yang pertama, untuk terbangunnya hubungan emosional antara calon dan pemilih. Sehingga terbangun emosional dan ujung-ujungnya ingin memperjuangkan,” katanya.

Selain hubungan emosional, Uu menilai calon yang berasal dari Jawa Barat akan lebih memahami peta persoalan di wilayah tersebut ketika nantinya terpilih sebagai anggota DPR RI.

“Yang kedua, di saat jadi, tahu peta Jawa Barat. Sehingga di saat jadi, dia akan memperjuangkan tentang wilayah Jawa Barat,” ujarnya.

Karenanya, Uu secara terbuka menyampaikan harapannya kepada DPP PPP agar tidak menempatkan calon dari luar Jawa Barat untuk bertarung memperebutkan kursi DPR RI di daerah pemilihan Jawa Barat.

“Dan saya akan minta kepada DPP, bersama Pak Agus sebagai Ketua Wilayah dan Sekretaris Wilayah, yang akan dicalonkan menjadi anggota DPR RI dari wilayah Jawa Barat ingin orang Jawa Barat. Kami tidak mau ada drop-dropan dari luar wilayah Jawa Barat,” tegasnya.

Meski demikian, Uu mengakui keputusan akhir mengenai pencalonan berada di tangan DPP PPP. Ia memastikan akan tetap mengikuti keputusan pimpinan partai.

“Kalau keputusan DPP seperti itu, ya saya sami’na wa atha’na kepada pimpinan. Hanya mengusulkan sebagai kader di daerah, diusahakan yang akan dicalonkan di Jawa Barat untuk DPR RI adalah orang Jawa Barat,” tuturnya.

Tak hanya membidik kursi DPR RI, Uu juga memasang target untuk meningkatkan perolehan kursi PPP di tingkat daerah.

Ia menargetkan PPP Jawa Barat dapat meraih 10 kursi pada pemilu legislatif mendatang. Khusus Kota Cimahi, ia berharap perolehan kursi dapat kembali mencapai enam kursi.

“Kemudian tahun 2031, untuk pemilu legislatif, saya ingin Jawa Barat 10 kursi. Kemudian Cimahi khususnya, kembali kepada 6 kursi,” katanya.

Uu mengatakan target tersebut merupakan upaya mengembalikan capaian PPP pada masa sebelumnya, bukan sekadar memasang target tanpa dasar.

“Saya akan mengembalikan itu sebagai tahap awal. Jadi kami tidak mengada-ada dan tidak takabur, hanya ingin mengembalikan keberhasilan yang sudah diraih pada sebelumnya. Itu target saya,” ujarnya.

Untuk mencapai target tersebut, PPP Jawa Barat akan terlebih dahulu memperkuat struktur organisasi dan jaringan kader di seluruh tingkatan.

Setelah jaringan terbentuk, kader akan diberikan pembekalan mengenai strategi merekrut masyarakat dan memperluas basis dukungan PPP.

“Setelah kami membangun jaringan dengan pembentukan kepengurusan di tiap jenjang tingkatan, kami akan mengadakan pengkaderan kepada seluruh kader struktur bagaimana tata cara untuk menggaet massa, mengajak massa masuk PPP,” pungkasnya. (Bzo)