PT Tirta Fresindo Jaya bantah Tuduhan Pengambilan Air Berlebihan dan Merugikan Masyarakat

PT Tirta Fresindo Jaya
PT Tirta Fresindo Jaya bantah Tuduhan Pengambilan Air Berlebihan dan Merugikan Masyarakat

KAB.BANDUNG, Nyaringindonesia.com PT Tirta Fresindo Jaya, bagian dari Mayora Group dan bergerak di bidang air mineral kemasan, membantah tuduhan sejumlah warga yang menuduh perusahaan melakukan pengambilan air bawah tanah secara berlebihan hingga merugikan masyarakat di wilayah Desa Tenjolaya, Kecamatan Cicalengka, Kabupaten Bandung.

Asep Hedi Hidayat, Dept Head Industrial Relation & General Affair PT Tirta Fresindo Jaya, menyatakan bahwa perusahaan telah mengikuti semua prosedur perizinan yang diperlukan dan memberikan kontribusi positif kepada masyarakat dan lingkungan setempat.

Ia menegaskan bahwa tuduhan yang dilayangkan oleh LSM Bamuswari terhadap perusahaan tersebut tidak memiliki dasar yang kuat.

Hidayat menjelaskan bahwa perizinan penggunaan air oleh pabrik telah melibatkan setiap tahap proses, dari persetujuan pengeboran hingga izin pengambilan air tanah yang diterbitkan oleh Kementerian ESDM dan Kementerian Investasi.

Pihak perusahaan juga menyebut telah melaporkan penggunaan air secara rutin setiap bulan ke Badan Pendapatan Daerah (Bapeda) dan Dinas ESDM.

Terkait dengan tuduhan bahwa warga sekitar pabrik mengalami kekurangan air bersih, Hidayat menolak klaim tersebut. Menurutnya, perusahaan sudah membuat enam sumur bor yang dimanfaatkan oleh warga, dan rencananya akan membuat tiga sumur bor tambahan untuk memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat di masa mendatang.

Hidayat juga menggarisbawahi kontribusi perusahaan melalui Corporate Social Responsibility (CSR), seperti pembangunan jalan warga, pengobatan gratis, santunan anak yatim, bantuan kegiatan Hari Besar Nasional, dan rencana perbaikan rumah warga.

Perusahaan juga diklaim melaksanakan upaya konservasi air melalui pembangunan embung atau kolam resapan di daerah resapan.

Dalam hal transparansi penggunaan air, Hidayat mengklaim bahwa pihak perusahaan sudah melaporkan setiap aktivitas operasional pabrik ke Dinas Bapeda dan Dinas ESDM setiap bulan, sesuai dengan peraturan yang berlaku.

Pernyataan tersebut diberikan sebagai tanggapan terhadap tudingan LSM Bamuswari yang menyebut PT Tirta Fresindo Jaya melakukan pengambilan air secara besar-besaran dan merugikan masyarakat sekitar.

Berita Utama

Scroll to Top