Korea, NyaringIndonesia.com – Federasi Bola Voli Korea Selatan (KOVO) akan segera menerapkan sistem pemain agen bebas mulai musim 2026–2027. Kebijakan ini menjadi tonggak baru dalam tata kelola kompetisi profesional di Negeri Ginseng.
Thank you for reading this post, don't forget to subscribe!Pada tahap awal, sistem agen bebas akan diberlakukan untuk pemain kuota Asia di Liga Voli Korea musim depan. Sementara itu, skema serupa untuk pemain asing non-Asia baru akan diterapkan pada musim 2027–2028.
Perubahan ini menandai peralihan dari sistem seleksi (draft) ke mekanisme perekrutan terbuka. Selama ini, klub hanya dapat merekrut kembali pemain asing dari daftar peserta yang mengikuti seleksi di awal musim. Skema tersebut dinilai membatasi ruang gerak tim, terutama ketika harus mengganti pemain yang cedera di tengah kompetisi.
Kondisi itu pernah dialami Daejeon JungKwanJang Red Sparks pada musim ini. Klub tersebut kehilangan pemain kuota Asia asal Thailand, Wipawee Srithong, akibat cedera. Manajemen tidak memiliki banyak pilihan selain merekrut pemain dari daftar seleksi yang tersedia, meskipun belum tentu sesuai dengan kebutuhan teknis tim.
Meski sistem perekrutan berubah, KOVO memastikan tidak ada penyesuaian pada besaran gaji pemain kuota Asia. Untuk kategori putri, pemain tahun pertama tetap menerima 120 ribu dolar AS (sekitar Rp2 miliar), sedangkan pada tahun kedua sebesar 150 ribu dolar AS (sekitar Rp2,5 miliar).
Di tengah perubahan regulasi tersebut, masa depan opposite Indonesia, Megawati Hangestri Pertiwi, turut menjadi perhatian. Media Korea Selatan, SBS News, menyoroti peluang Megawati untuk kembali berkarier di Liga Voli Korea.
“Pertanyaan terbesar berikutnya adalah tim mana yang akan merekrut Megawati Pertiwi,” tulis SBS. Media itu juga mengingatkan kontribusi besar Megawati yang membawa JungKwanJang melaju ke final musim lalu dan menjadi salah satu pemain paling menonjol di V-League.
Selama dua musim berkiprah di Korea, Megawati tampil impresif. Ia mencetak 736 poin pada musim pertamanya, lalu meningkat menjadi 802 poin pada musim kedua. Torehan tersebut turut mengantar Daejeon JungKwanJang Red Sparks melangkah hingga partai final.
Dengan diberlakukannya sistem agen bebas, peluang klub-klub untuk merekrut pemain sesuai kebutuhan taktis akan semakin terbuka. Situasi ini sekaligus membuka babak baru bagi pemain-pemain Asia, termasuk Megawati, dalam menentukan masa depan karier mereka di kompetisi voli profesional Korea Selatan.
=======================
Artikel ini bertujuan untuk memperkaya informasi pembaca. Nyaringindonesia.com mengumpulkan informasi ini dari berbagai sumber relevan dan tidak terpengaruh oleh pihak luar.
Jangan lupa untuk terus mengikuti kami untuk mendapatkan informasi terkini berita Nyaring Indonesia lainnya di Google News
