TANGERANG, Nyaringindonesia.com – Tembok pembatas di sekitar Kali Serua, Pondok Aren, Tangerang Selatan, mengalami kejadian roboh yang berakibat fatal.
Thank you for reading this post, don't forget to subscribe!Peristiwa ini terjadi pada Jumat (6/10) sekitar pukul 10.30 WIB dan menimpa empat pekerja yang saat itu tengah mengerjakan proyek normalisasi kali.
Salah satu dari empat pekerja tersebut dilaporkan meninggal dunia akibat peristiwa tersebut. Pihak berwenang telah mengidentifikasi korban yang meninggal sebagai Suherman (39), yang berasal dari Kecamatan Ciracap, Kabupaten Sukabumi.
Sementara itu, tiga korban lainnya mengalami luka-luka dan saat ini dirawat di rumah sakit. Mereka adalah Rahmat (45), Hamzah (35), dan Jainal Arip (33).
Kapolsek Pondok Aren, Kompol Bambang Askar Sodiq, menjelaskan bahwa para pekerja yang menjadi korban saat itu sedang melaksanakan proyek normalisasi kali di lokasi tersebut.
Mereka tengah melakukan pekerjaan merakit besi untuk cakar ayam yang akan digunakan sebagai pondasi cor pinggir kali Serua.
Dalam waktu yang bersamaan, ada pekerja yang tengah melakukan penggalian kali menggunakan ekskavator. Diduga bahwa getaran yang dihasilkan oleh ekskavator tersebut menyebabkan tembok di atasnya roboh dan menimpa korban yang berada di bawahnya.
Selain itu, Kapolsek Bambang Askar Sodiq juga mencatat bahwa para pekerja proyek tersebut tidak dilengkapi dengan alat pelindung diri saat bekerja, yang seharusnya menjadi prasyarat dalam mengutamakan keselamatan kerja.
Kepolisian saat ini masih terus menyelidiki penyebab pasti dari robohnya tembok pembatas yang menewaskan salah satu pekerja proyek tersebut.
Sejumlah saksi telah diperiksa dalam proses penyelidikan, dan pihak berwenang berencana untuk memeriksa kontraktor terkait proyek ini dalam waktu dekat.
Pemeriksaan juga akan dilakukan terhadap pekerja yang selamat dari insiden ini serta pihak konsorsium perusahaan yang memenangkan proyek normalisasi kali tersebut.