Safari Ramadan Perkuat Visi Cimahi Agamis

Safari Ramadan

CIMAHI, NyaringIndonesia.com – Upaya mewujudkan Cimahi sebagai kota religius kembali ditegaskan dalam kegiatan Safari Ramadan Pemerintah Kota Cimahi yang digelar di Masjid Jami Al-Hikmah, Kelurahan Cipageran.

Thank you for reading this post, don't forget to subscribe!

Kegiatan yang bertepatan dengan fenomena gerhana bulan itu menjadi momentum refleksi spiritual sekaligus penguatan komitmen membangun masyarakat yang berlandaskan nilai-nilai keagamaan.

Wakil Wali Kota Cimahi, Adhitia Yudistira, hadir langsung bersama Ketua DPRD Kota Cimahi Wahyu Widiatmoko, Anggota DPRD H. Endang Sahri, jajaran OPD, perwakilan Bank BJB, Baznas Kota Cimahi, serta Lurah Cipageran.

Kehadiran unsur pemerintah dan mitra daerah tersebut menunjukkan sinergi dalam membangun Cimahi yang tidak hanya berkembang secara fisik, tetapi juga kokoh secara moral dan spiritual.

Dalam kesempatan itu, pemerintah menyalurkan bantuan tunai kepada pengurus masjid dan masyarakat yang membutuhkan. Bantuan juga diserahkan melalui Baznas Kota Cimahi sebagai bentuk penguatan peran masjid dalam kehidupan sosial keagamaan.

Ketua Panitia, Ustaz Dedy, menyampaikan apresiasi atas konsistensi pemerintah dalam menjadikan Safari Ramadan sebagai sarana mempererat silaturahmi dan pembinaan umat.

“Kami bersyukur atas kehadiran Bapak Wakil Wali Kota beserta jajaran. Ini menjadi bukti bahwa pemerintah hadir dan peduli terhadap kegiatan keagamaan di tengah masyarakat,” ujar ustad Dedy pada Selasa (03/03/26).

Tausiah yang disampaikan Ustaz Muhamad Hariri menambah kekhusyukan suasana. Dengan gaya khas yang ringan namun penuh makna, ia mengingatkan bahwa esensi membangun kota religius terletak pada kepedulian sosial dan keikhlasan beribadah.

“Kalau kita lapar karena berpuasa, itu karena kita menahan diri. Tapi ada saudara kita yang lapar karena memang tidak ada makanan. Di situlah Ramadan mengajarkan empati,” tuturnya.

Ia juga menekankan pentingnya memahami makna ibadah secara mendalam.

“Takbiran itu ungkapan syukur dan rahmat, bukan sekadar perayaan yang berlebihan. Begitu juga zakat fitrah, harus ditunaikan sebelum Hari Raya sebagai bentuk penyempurna ibadah kita,” tambahnya.

Sementara itu, dalam sambutannya, Adhitia Yudistira menegaskan bahwa Safari Ramadan merupakan bagian dari ikhtiar Pemerintah Kota Cimahi untuk membumikan nilai-nilai agama di setiap wilayah.

“Safari Ramadan ini bukan hanya agenda seremonial. Ini adalah upaya kami berkeliling ke setiap kelurahan untuk mempererat silaturahmi sekaligus memastikan pemerintah hadir di tengah masyarakat,” ungkapnya.

Ia menegaskan bahwa visi Cimahi religius menjadi salah satu arah pembangunan daerah.

“Cimahi agamis adalah Cimahi yang tetap berada di jalur yang benar, menjunjung tinggi nilai moral, etika, dan spiritual dalam kehidupan sehari-hari. Dengan doa dan dukungan masyarakat, insyaallah kita wujudkan bersama,” tegasnya.

Adhitia juga memohon doa agar kepemimpinan Wali Kota Ngatiyana bersama dirinya senantiasa diberi kelancaran dalam menjalankan amanah.

“Kami hanya memohon doa agar setiap program yang kami jalankan benar-benar membawa manfaat dan keberkahan bagi warga Kota Cimahi,” ujarnya.

Menurut Adithia, fenomena gerhana bulan yang terjadi pada malam itu seakan menjadi simbol perenungan, bahwa dalam setiap fase kehidupan, cahaya keimanan harus tetap menjadi penerang.

“Melalui kebersamaan ini, kepedulian, dan penguatan nilai spiritual, Cimahi mesti terus melangkah menuju cita-cita sebagai kota religius yang harmonis dan penuh keberkahan.” pungkasnya. (Bzo)