Seorang Pria di Cisarua Bandung Barat Ditemukan Tewas Gantung Diri

1001116858

NYARINGINDONESIA.COM – Warga Kampung Cibodas, Desa Sadangmekar, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, digegerkan oleh penemuan seorang pria yang meninggal dunia di sebuah pohon cengkeh pada Senin (6/4/2026) dini hari.

Thank you for reading this post, don't forget to subscribe!

Korban diketahui bernama Herman (35), seorang buruh tani asal Kampung Barupadang, Desa Cipada, yang masih berada di wilayah Kecamatan Cisarua.

Peristiwa tersebut dilaporkan kepada aparat sekitar pukul 05.00 WIB setelah pihak keluarga memberi tahu warga. Berdasarkan keterangan yang dihimpun, korban ditemukan di area kebun milik warga sekitar pukul 02.00 WIB.

Kejadian ini pertama kali diketahui oleh istrinya, Tati (30), yang terbangun dari tidur dan mendapati kondisi rumah tidak seperti biasanya. Ia melihat pakaian berserakan serta tali jemuran yang biasa digunakan di rumah sudah tidak berada di tempatnya.

Merasa curiga, Tati kemudian mencari keberadaan suaminya hingga ke area kebun yang tidak jauh dari rumah mereka. Di lokasi tersebut, korban ditemukan dalam kondisi sudah tidak bernyawa.

“Saya mencari suami ke kebun karena curiga dengan kondisi rumah. Saat ditemukan, suami saya sudah meninggal dunia,” ujarnya saat dikonfirmasi, Senin (6/4/2026).

Humas Polres Cimahi, Iptu Gofur Supangkat, mengatakan bahwa setelah penemuan tersebut, pihak keluarga segera meminta bantuan warga dan melaporkannya kepada aparat setempat.

Petugas dari Polsek Cisarua bersama unsur TNI dan perangkat desa langsung mendatangi lokasi untuk melakukan evakuasi korban.

“Atas laporan warga, petugas langsung menuju lokasi untuk melakukan penanganan dan evakuasi,” katanya.

Pihak keluarga menolak dilakukan autopsi. Jenazah korban kemudian diturunkan dari lokasi kejadian atas permintaan keluarga, disertai surat pernyataan resmi penolakan visum maupun autopsi.

“Hasil pemeriksaan awal tenaga kesehatan menunjukkan korban meninggal akibat tekanan pada bagian leher yang sesuai dengan peristiwa tersebut. Tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan lain pada tubuh korban,” ungkapnya.

Meski demikian, aparat kepolisian tetap melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta memeriksa sejumlah saksi guna memastikan penyebab pasti kejadian.

Hingga kini, kasus tersebut masih dalam tahap penyelidikan. Pihak kepolisian juga mengimbau masyarakat agar lebih peduli terhadap kondisi lingkungan sekitar serta segera melaporkan hal-hal mencurigakan guna mencegah kejadian serupa.