Si Jago Merah Hanguskan Gudang Rongsok Cimahi Utara

Kebakaran

CIMAHI, NyaringIndonesia.com – Ketenangan warga Jalan Kolmas RT 02 RW 01, Kelurahan Citeureup, Kecamatan Cimahi Utara, terusik oleh kebakaran yang melanda sebuah gudang rongsok pada Jumat (27/02/26) dini hari. Api yang berkobar dari bangunan seluas kurang lebih 20 meter persegi itu sempat memicu kepanikan di lingkungan sekitar.

Thank you for reading this post, don't forget to subscribe!

Menurut keterangan warga, bau asap pertama kali tercium dari luar bangunan. Saat dicek, api diketahui sudah membesar dan berasal dari dalam gudang milik Taufik (49). Warga pun berinisiatif melakukan pemadaman dengan alat seadanya sembari menghubungi petugas pemadam kebakaran.

Laporan diterima Mako Damkar Kota Cimahi pada pukul 01.13 WIB. Tujuh menit kemudian, tim sudah tiba di lokasi dan langsung melakukan upaya pemadaman dengan mengerahkan tiga unit mobil pancar serta satu unit rescue.

Kepala Seksi Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Satpol PP dan Damkar Kota Cimahi, Aep Mulyana, menjelaskan bahwa dugaan sementara kebakaran disebabkan oleh korsleting listrik.

“Objek yang terbakar merupakan gudang rongsok milik Bapak Taufik dengan luas kurang lebih 20 meter persegi. Dugaan sementara akibat hubungan arus pendek listrik,” ujar Aep saat dikonfirmasi pada Jum’at (27/02/26)

Ia menambahkan, tidak ada korban jiwa maupun luka dalam peristiwa tersebut. Namun kerugian material ditaksir mencapai sekitar Rp2.000.000.

“Sebanyak tiga unit pancar dan satu unit rescue kami kerahkan. Alhamdulillah tidak ada korban jiwa. Untuk kerugian material diperkirakan sekitar dua juta rupiah,” katanya.

Selain melakukan pemadaman, petugas juga melaksanakan proses pendinginan dan pemeriksaan untuk memastikan tidak ada titik api tersisa. Akses menuju lokasi yang berjarak sekitar 150 meter dari jalan utama menjadi tantangan tersendiri dalam penanganan.

“Lokasi cukup jauh dari jalan besar, sekitar 150 meter, sehingga perlu penanganan ekstra. Setelah pemadaman, kami lakukan pendinginan dan pendataan,” tambahnya.

Penanganan dinyatakan selesai pada pukul 02.00 WIB dan tim kembali ke markas sekitar pukul 02.30 WIB. Nilai barang yang berhasil diselamatkan diperkirakan mencapai Rp500.000.

“Untuk sementara, peristiwa ini masih dalam proses penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan penyebab pastinya,” tutup Aep. (Bzo)