Singgah Sejenak Lanjutkan Rindu di Jalan Cimahi

Mudik

Situasi arus mudik H-2 Idul Fitri di kawasan Alun – Alun Kota Cimahi volume kendaraan nampak meningkat

CIMAHI, NyaringIndonesia.com – Menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah, suasana perjalanan mudik mulai terasa hangat di kawasan Alun-alun Cimahi pada Kamis, 19 Maret 2026. Dua hari sebelum lebaran, jalur di sekitar kota ini dipadati pemudik, namun arus kendaraan masih mengalir lancar tanpa hambatan berarti.

Thank you for reading this post, don't forget to subscribe!

Di sepanjang Jalan Jenderal Amir Mahmud, deretan sepeda motor tampak mendominasi perjalanan. Para pemudik melaju perlahan, membawa harapan untuk segera berkumpul dengan keluarga di kampung halaman.

Banyak dari mereka berboncengan, dengan barang bawaan yang ditumpuk rapi, mulai dari ransel, kardus, hingga perlengkapan kebutuhan sehari-hari—semuanya terikat kuat di belakang motor.

Di tengah perjalanan itu, Nur (23), seorang perantau dari Bekasi Timur yang hendak pulang ke Kebumen , memilih motor sebagai teman setianya di jalan. Baginya, perjalanan mudik bukan sekadar soal sampai tujuan, tapi juga soal kenyamanan di perjalanan.

“Naik motor itu terasa lebih leluasa. Saya bisa mengatur waktu sendiri. Tahun lalu sempat naik mobil, tapi justru lebih lama di jalan,” tuturnya sambil beristirahat sejenak di Cimahi.

Seperti banyak pemudik lainnya, Nur juga memanfaatkan keberadaan posko mudik untuk melepas lelah. Setelah hampir satu jam beristirahat, ia kembali bersiap melanjutkan perjalanan, menjaga kondisi tubuh agar tetap prima hingga tiba di kampung halaman.

Di sekitar alun-alun, berbagai posko layanan berdiri untuk menyambut para pemudik. Kehadiran posko dari Polres Cimahi, Dinas Kesehatan, BPBD, PMI, hingga Dinas Perhubungan menjadi penopang penting perjalanan ini.

Mereka tak hanya menyediakan layanan kesehatan dan informasi, tetapi juga menjadi tempat singgah yang memberi rasa aman di tengah perjalanan panjang.

Bagi para pemudik, perjalanan ini bukan sekadar perpindahan jarak, melainkan perjalanan pulang yang penuh makna, tentang rindu, harapan, dan kehangatan yang sudah menunggu di rumah. (Bzo)