Sekolah menyediakan petugas dan perangkat khusus guna membantu calon peserta didik serta orang tua yang mengalami masalah akun maupun proses pendaftaran online.
Thank you for reading this post, don't forget to subscribe!CIMAHI, NYARINGINDONESIA.COM — SMKN 1 Cimahi memberikan layanan langsung kepada calon peserta didik beserta orang tua yang membutuhkan informasi maupun mengalami hambatan teknis pada hari pertama pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Sekolah Manusia Unggul (Maung), Senin (25/5/2026).
Kepala SMKN 1 Cimahi, Agus Priyatmono Nugroho, menyampaikan bahwa pihak sekolah terus memperbarui informasi mengenai SPMB melalui media sosial agar masyarakat dapat memperoleh informasi terbaru secara cepat.
“Sekarang sudah memasuki era digital, sehingga kami aktif menyampaikan berbagai informasi melalui media sosial agar masyarakat selalu mendapatkan perkembangan terbaru terkait proses pendaftaran,” ujarnya.
Menurut Agus, sekolah juga membuka pelayanan secara langsung bagi orang tua maupun calon murid yang mengalami kendala selama tahapan pendaftaran berlangsung.
“Kami siap membantu berbagai kesulitan yang dihadapi para orang tua maupun calon peserta didik selama proses pendaftaran,” katanya.
Di sisi lain, Ketua Panitia SPMB SMKN 1 Cimahi, Erwin, menjelaskan bahwa sekolah telah menyiapkan sejumlah perangkat dan petugas untuk melayani masyarakat yang mengalami masalah, khususnya terkait akun dan pengisian pilihan sekolah.
“SMKN 1 Cimahi telah menyediakan perangkat serta petugas khusus agar masyarakat yang mengalami kendala bisa mendapatkan pelayanan secara maksimal,” jelasnya.
Ia mengungkapkan bahwa hambatan yang paling banyak ditemukan pada hari pertama pelaksanaan SPMB berkaitan dengan akun pendaftaran dan proses input pilihan sekolah. Oleh karena itu, sekolah membuka layanan bantuan secara langsung di lingkungan sekolah.
“Jika ada calon peserta didik yang belum memiliki akun, kami siap membantu proses pembuatannya di sekolah. Jadi masyarakat dapat langsung datang untuk mendapatkan bantuan,” ungkap Erwin.
Layanan tersebut dirasakan manfaatnya oleh salah satu wali murid bernama Novi. Ia mengaku memperoleh penjelasan dan bantuan dari pihak sekolah saat mengalami kendala pada sistem pendaftaran.
“Alhamdulillah, pelayanan dari pihak sekolah sangat baik, komunikatif, jelas, dan semua diarahkan dengan baik. Kendala yang saya alami juga dijelaskan secara rinci,” tuturnya.
Novi mengatakan sempat mengalami masalah karena dokumen yang telah diunggah masih terbaca belum lengkap di sistem. Namun setelah datang langsung ke sekolah, masalah tersebut berhasil dibantu oleh petugas.
“Tadi semua dokumen sebenarnya sudah di-upload, tetapi di sistem masih muncul keterangan belum lengkap. Syukurlah setelah datang ke sekolah langsung dibantu dan dijelaskan,” katanya.
Sementara terkait akun SPMB, Novi mengaku tidak menemui kendala karena akun tersebut sudah diberikan oleh sekolah asal dan dapat digunakan sejak pagi hari.

