Tampil Konsisten Bersama Honda, Masa Depan Rios di Snipers Mulai Dipertanyakan

rios 2

Rios tampil mengesankan setelah berhasil finis di posisi kelima meski harus memulai balapan dari urutan ke-21.

Thank you for reading this post, don't forget to subscribe!

NYARINGINDONESIA.COM – Penampilan impresif yang ditunjukkan pembalap muda Rios bersama Honda belum tentu menjamin masa depannya tetap bersama tim Snipers pada musim mendatang.

Meski beberapa kali mampu menjadi andalan Honda di tengah ketatnya persaingan Moto3, laporan dari media Italia Sky Sport menyebut peluang kerja sama antara kedua belah pihak justru mengarah ke perpisahan.

Pada seri terakhir di Sirkuit Assen, Belanda, Rios tampil mengesankan setelah berhasil finis di posisi kelima meski harus memulai balapan dari urutan ke-21. Hasil tersebut menjadikannya sebagai pembalap Honda dengan finis terbaik pada balapan tersebut.

Sebelumnya, ia juga menjadi wakil Honda terdepan saat mengakhiri GP Hungaria di posisi kedelapan, memperlihatkan konsistensi yang sulit dicapai pembalap Honda lainnya musim ini.

Walaupun Snipers sebenarnya masih memiliki opsi untuk memperpanjang kontrak sang pembalap, kabarnya tim asal Italia itu belum berencana mengaktifkan klausul tersebut.

Bagi Snipers, performa Rios sejatinya menjadi bukti bahwa motor Honda masih mampu bersaing di papan atas apabila ditunggangi pembalap dengan kemampuan mumpuni. Capaian tersebut sekaligus menjadi nilai jual bagi tim dalam menarik minat talenta-talenta muda untuk bergabung.

Tim yang telah mengoleksi delapan gelar juara dunia, termasuk saat mengantar Andrea Dovizioso menjadi kampiun GP125 pada 2004, kini berada dalam posisi yang cukup menguntungkan. Mereka memiliki reputasi sebagai tim yang mampu mengembangkan pembalap muda, meski tidak lagi menggunakan motor paling kompetitif di grid.

Bos tim Snipers, Mirko Cecchini, sebelumnya mengakui bahwa paket motor Honda masih sedikit tertinggal dibanding KTM, terutama dalam aspek performa mesin.

Namun demikian, ia meyakini kekurangan tersebut masih bisa ditutupi apabila tim memiliki pembalap berkualitas tinggi yang mampu memaksimalkan potensi motor di lintasan.

“Motor Moto3 kami sebenarnya tidak buruk, tetapi KTM masih memiliki sedikit keunggulan, khususnya dari sisi tenaga mesin. Meski begitu, dengan pembalap yang tepat kami tetap bisa bersaing di barisan depan,” ujar Cecchini.

Terlepas dari ketidakpastian masa depan Rios, Snipers diyakini tidak akan kesulitan mencari regenerasi. Tim tersebut telah menyiapkan sejumlah pembalap muda berbakat yang tampil di ajang pembinaan.

Di kejuaraan Moto3 Junior, Snipers diperkuat Benat Fernandez dan Kristian Daniel Jr. Keduanya mulai menunjukkan perkembangan positif sepanjang musim ini.

Fernandez bahkan tengah memimpin klasemen sementara Red Bull Rookies Cup setelah tampil konsisten di beberapa putaran. Sementara itu, Kristian Daniel Jr. baru saja meraih podium pada seri Rookies Cup di Assen.

Dengan stok talenta yang dimiliki, Snipers diperkirakan akan tetap menjadi salah satu tim yang diperhitungkan dalam mencetak pembalap-pembalap muda menuju level Grand Prix, terlepas dari keputusan mereka terkait masa depan Rios.

 

======================

Artikel ini bertujuan untuk memperkaya informasi pembaca. Nyaringindonesia.com mengumpulkan informasi ini dari berbagai sumber relevan dan tidak terpengaruh oleh pihak luar.

Jangan lupa untuk terus mengikuti kami untuk mendapatkan informasi terkini berita Nyaring Indonesia lainnya di Google News