Bandung, NyaringIndonesia.com – Kepuasan pelanggan kembali menjadi bukti kualitas layanan Serviciyan, pusat perbaikan MacBook, iMac, dan iPhone yang berlokasi di Mall Balubur Town Square, lantai 1 blok E no. 7, Bandung, Rabu(4/2/2026).
Thank you for reading this post, don't forget to subscribe!Seorang pelanggan, Surya, mengaku sangat puas dengan pengerjaan laptop MacBook Pro miliknya yang sempat mengalami kerusakan. Menurut Surya, selain pengerjaan yang bisa ditunggu, pelayanan yang diberikan tim Serviciyan sangat ramah dan selalu memberikan konfirmasi detail mengenai kerusakan perangkat.
“Saya merasa nyaman karena setiap kerusakan dijelaskan dengan jelas, pengerjaannya cepat, dan bisa ditunggu. Pelayanannya juga ramah sekali,” ujar Surya.

Sementara itu, Riyan Riyadi, owner Serviciyan, menyampaikan bahwa dirinya sudah lama terjun di bidang perbaikan perangkat Apple dan resmi membuka workshop ini sejak tahun 2022, tepat di masa pandemi. Hingga kini, usaha yang dijalankannya relatif stabil berkat komitmen menjaga kualitas dan pelayanan.
“Kami selalu berusaha memberikan service terbaik agar pelanggan merasa nyaman. Banyak pelanggan yang kembali lagi ke sini ketika ada kerusakan, karena mereka percaya dengan kualitas pengerjaan kami,” jelas Riyan.
Selain layanan perbaikan hardware untuk MacBook dan iMac, Serviciyan juga melayani perbaikan software seperti instalasi sistem operasi, troubleshooting aplikasi, hingga optimasi performa perangkat. Tidak hanya itu, Serviciyan kini memperluas layanan dengan perbaikan ponsel iPhone berbagai tipe, baik untuk masalah hardware maupun software.
Serviciyan menyediakan berbagai spare part original sehingga proses pengerjaan tidak memakan waktu lama. Produk yang tersedia antara lain Hardisk SSD caddy, RAM, LCD, baterai, keyboard, hingga trackpad. Selain untuk perbaikan, part tersebut juga dijual bagi pecinta Apple yang ingin melakukan upgrade performa perangkatnya.
Dengan harga yang terjangkau dan layanan bergaransi, Serviciyan mengajak masyarakat Bandung dan sekitarnya untuk tidak ragu membawa perangkat Apple yang rusak ke workshop mereka.