SUMEDANG, NyaringIndonesia.com – Pesona alam Kampung Karuhun, Desa Citengah, Kecamatan Sumedang Selatan, Kabupaten Sumedang, kini menjadi pusat perhatian wisatawan, baik lokal maupun luar daerah.
Thank you for reading this post, don't forget to subscribe!Keasrian alam yang masih terjaga serta kuatnya nilai budaya menjadi daya tarik tersendiri. Hal ini pula yang mendorong karyawan PT GAP yang tergabung dalam PUK KSPSI menggelar kegiatan touring tahunan dengan menyusuri aliran Sungai Cihonje.
Kegiatan tersebut bertujuan untuk meningkatkan rasa kekeluargaan dan kebersamaan di antara seluruh karyawan PT GAP. Ketua rombongan, Aip Sopandi, menuturkan bahwa kegiatan ini rutin dilaksanakan sebagai upaya membangun semangat kerja karyawan.
“Kegiatan ini dilakukan setiap tahun agar karyawan lebih bersemangat saat kembali bekerja,” ujar Aip saat diwawancarai di Kampung Karuhu, Desa Citengah, Kabupaten Sumedang, Kamis (01/10/26).
Diketahui, Kampung Karuhu Citengah merupakan destinasi wisata yang mengajak pengunjung seolah kembali ke masa lalu, ketika sungai masih mengalir jernih dan alam hijau terpelihara dengan baik. Kehidupan masyarakat setempat pun masih berjalan selaras dengan kearifan lokal.
“Alam di sini masih asli dan indah. Siapa pun yang berkunjung pasti merasakan kepuasan tersendiri,” kata Aip.
Hamparan pepohonan hijau yang menaungi kawasan kampung berpadu dengan aliran Sungai Cihonje yang bersih dan alami, menciptakan suasana yang sejuk dan menenangkan.
“Suasana sejuk langsung terasa sejak pertama kali memasuki area wisata ini,” lanjutnya.
Di sejumlah titik, pengelola juga menyediakan kolam renang alami yang memanfaatkan kejernihan air sungai. Gemericik air menjadi musik alam yang menenangkan, sementara bebatuan serta tepian sungai yang masih alami semakin memperkuat kesan pedesaan.
Tak hanya menawarkan keindahan alam, Kampung Karuhu Citengah juga menghadirkan nuansa budaya leluhur yang kental. Konsep kampung wisata ini mengedepankan nilai tradisi, kesederhanaan hidup, serta kepedulian terhadap lingkungan.
Sementara itu, Dadang, pemilik warung kecil di luar gerbang Kampung Karuhu, mengungkapkan bahwa kawasan tersebut kini semakin dikenal masyarakat, baik dari dalam maupun luar kota.
“Pada hari Sabtu dan Minggu biasanya ramai pengunjung, terutama saat libur panjang akhir tahun,” ujarnya.
Bagi rombongan PUK KSPSI PT GAP maupun wisatawan lainnya, berkunjung ke Kampung Karuhu Desa Citengah menjadi pengalaman rekreasi yang mengesankan. Setiap perjalanan mengingatkan bahwa manusia dan alam harus berjalan beriringan agar kelestariannya tetap terjaga.
“Berwisata ke Kampung Karuhu Citengah serasa melakukan perjalanan ke masa lampau, saat alam masih asri dan terjaga dengan indah,” pungkas Aip. (Bzo)