Trisno Bassis Legendaris Pas Band Berpulang

1785591651225
Setelah sekian lama berjuang melawan penyakit yang dideritanya, Bassis Pas Band Trisno akhirnya menghebuskan nafas terakhirnya.

BANDUNG, NYARINGINDONESIA.COM – Dunia musik rock Indonesia kembali berduka. Bassis Pas Band, Trisno, meninggal dunia pada Sabtu (1/8/2026) setelah berjuang melawan komplikasi penyakit yang telah lama memengaruhi kondisi kesehatannya.

Thank you for reading this post, don't forget to subscribe!

Kabar kepergian musisi senior tersebut disampaikan melalui akun Instagram resmi Pas Band, @pasband.id. Unggahan bernuansa duka itu langsung dibanjiri ucapan belasungkawa dari para musisi, sahabat, hingga penggemar yang merasa kehilangan sosok penting di skena musik Tanah Air.

Hingga saat ini, pihak keluarga maupun manajemen band belum menyampaikan informasi lebih lanjut mengenai prosesi pemakaman. Meski demikian, doa terus mengalir untuk almarhum dari berbagai kalangan.

Presenter Edi Brokoli menjadi salah satu figur publik yang menyampaikan rasa dukanya melalui kolom komentar unggahan tersebut.

«”Innalillahi wa innailayhi rojiuun… sing kebat @tris_noize,” tulis Edi Brokoli melalui akun @eddibrokoli, Sabtu (1/8/2026).»

Ucapan belasungkawa juga datang dari bassis Slank, Ivanka. Ia mengekspresikan kesedihannya lewat sejumlah emoji di kolom komentar sebagai bentuk penghormatan kepada rekan sesama musisi.

Di mata sahabat-sahabatnya, Trisno dikenal sebagai pribadi yang kuat. Meski kondisi kesehatannya terus menurun dalam beberapa tahun terakhir, ia tetap menjalani aktivitas bermusik tanpa banyak mengeluhkan penyakit yang dideritanya.

Drummer Pas Band, Sandy, mengungkapkan bahwa penurunan kesehatan Trisno sebenarnya sudah berlangsung cukup lama. Namun, semangat dan profesionalismenya tidak pernah luntur, baik saat tampil di atas panggung maupun ketika bersama rekan-rekannya.

Trisno merupakan salah satu sosok penting dalam perjalanan Pas Band sejak era 1990-an. Permainan bassnya yang khas menjadi identitas kuat band asal Bandung tersebut dan turut mengantarkan Pas Band sebagai salah satu pelopor rock alternatif Indonesia.

Meski kesehatannya terus menurun dalam beberapa tahun terakhir, dedikasi Trisno terhadap dunia musik tetap menjadi inspirasi bagi keluarga besar Pas Band dan para penggemarnya di seluruh Indonesia. (Gils)