Sekelompok pendukung Argentina melakukan tindakan yang dianggap sebagai penghinaan terhadap bendera Inggris.
AMERIKA SERIKAT, NYARINGINDONESIA.COM – Euforia kemenangan Argentina atas Inggris pada babak semifinal Piala Dunia 2026 masih menyisakan polemik. Di tengah perayaan keberhasilan Tim Tango melaju ke partai puncak, sejumlah aksi yang dilakukan pendukung Argentina justru menuai sorotan.
Thank you for reading this post, don't forget to subscribe!Argentina memastikan tiket ke final setelah menaklukkan Inggris dengan skor 2-1 dalam pertandingan yang berlangsung di Stadion Atlanta, Rabu. Namun, atmosfer panas tidak hanya terjadi di atas lapangan, melainkan juga di tribun penonton dan sejumlah lokasi di luar stadion.
Sejak sebelum pertandingan dimulai, sebagian suporter Argentina terdengar meneriakkan yel-yel yang ditujukan kepada pendukung Inggris saat lagu kebangsaan lawan diperdengarkan. Aksi tersebut menjadi salah satu momen yang memicu kontroversi sepanjang laga.
Kontroversi berlanjut setelah pertandingan usai. Mengutip laporan Radio Monte Carlo (RMC), beredar sebuah video yang memperlihatkan sekelompok pendukung Argentina melakukan tindakan yang dianggap sebagai penghinaan terhadap bendera Inggris.
Dalam rekaman tersebut, yang disebut diambil di kawasan Times Square, Manhattan, New York, tampak sebuah bendera Inggris diletakkan di atas jalan sebelum diinjak-injak oleh sejumlah suporter. Beberapa orang juga terlihat melakukan tindakan lain yang dinilai tidak menghormati simbol negara tersebut.
Video itu dengan cepat menyebar di media sosial dan memicu beragam reaksi dari warganet, termasuk kritik terhadap perilaku sebagian pendukung yang dianggap melampaui batas rivalitas olahraga.
Ketegangan yang terjadi sebenarnya telah diprediksi sejak sebelum laga berlangsung. Rivalitas antara Argentina dan Inggris tidak hanya berakar dari sejarah panjang pertemuan kedua tim di dunia sepak bola, tetapi juga dipengaruhi hubungan politik kedua negara, khususnya sejak konflik Kepulauan Falkland pada 1982.
Meski demikian, hingga kini belum ada pernyataan resmi dari FIFA terkait insiden yang melibatkan suporter tersebut. Sementara itu, Argentina kini mengalihkan fokus untuk menghadapi partai final Piala Dunia 2026, sedangkan Inggris harus mengubur harapan meraih gelar juara dunia.
======================
Artikel ini bertujuan untuk memperkaya informasi pembaca. Nyaringindonesia.com mengumpulkan informasi ini dari berbagai sumber relevan dan tidak terpengaruh oleh pihak luar.
Jangan lupa untuk terus mengikuti kami untuk mendapatkan informasi terkini berita Nyaring Indonesia lainnya di Google News

