VoB Harumkan Indonesia di Copenhell 2026, Tampil Bersama Iron Maiden hingga Anthrax

IMG 20260630 124609

Voice of Baceprot Guncang Festival Copenhell 2026 Denmark, Band Metal Asal Garut Satu Panggung dengan Iron Maiden

Thank you for reading this post, don't forget to subscribe!

Garut, NyaringIndonesia.com – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan Voice of Baceprot (VOB). Trio metal perempuan asal Garut, Jawa Barat, sukses tampil di salah satu festival musik rock dan metal paling bergengsi di Eropa, Copenhell 2026, yang berlangsung di kawasan Refshaleøen, Copenhagen, Denmark, pada 24–27 Juni 2026.

Penampilan VOB pada Jumat (26/6) menjadi bukti bahwa karya musisi Indonesia semakin mendapat tempat di panggung musik internasional. Tampil penuh energi di hadapan ribuan penonton dari berbagai negara, Voice of Baceprot kembali menunjukkan kualitas musikalitas yang telah membawa nama mereka melanglang buana selama beberapa tahun terakhir.

Trio yang beranggotakan Firda Kurnia atau Marsya sebagai vokalis sekaligus gitaris, Widi Rahmawati pada bass, dan Euis Siti Aisyah di posisi drummer tersebut tampil percaya diri membawakan sejumlah lagu andalan mereka dengan karakter musik metal yang agresif namun sarat pesan sosial.

Penampilan mereka diabadikan dalam berbagai unggahan media musik internasional dan penonton festival. Video aksi panggung VOB pun mulai beredar di media sosial, termasuk melalui akun media musik metal asal Italia, Heavy Metal Webzine, yang memperlihatkan antusiasme penonton menikmati aksi energik grup asal Indonesia tersebut.

Keikutsertaan Voice of Baceprot di Copenhell bukan sekadar menjadi agenda tur internasional biasa. Festival ini dikenal sebagai salah satu festival rock dan heavy metal paling prestisius di kawasan Skandinavia yang setiap tahunnya menghadirkan nama-nama besar dunia.

Pada edisi 2026, panggung Copenhell diramaikan sederet legenda dan ikon musik rock serta metal dunia, mulai dari Iron Maiden, Bring Me The Horizon, Alice Cooper, Anthrax, hingga Sepultura. Berada dalam daftar penampil bersama deretan musisi kelas dunia tersebut menjadi pencapaian besar bagi Voice of Baceprot sekaligus industri musik Indonesia.

Bagi para penggemar musik cadas, tampil di Copenhell merupakan simbol pengakuan internasional. Festival ini dikenal memiliki standar kurasi yang tinggi sehingga hanya band-band dengan kualitas pertunjukan dan reputasi kuat yang mendapat kesempatan tampil.

Perjalanan Voice of Baceprot menuju panggung dunia juga bukan sesuatu yang diraih secara instan. Berawal dari Garut, Jawa Barat, ketiga personelnya membangun band sejak masih duduk di bangku sekolah. Dengan konsistensi berkarya, mereka berhasil menembus berbagai festival internasional dan menarik perhatian media musik dunia berkat karakter musik yang khas serta pesan-pesan kritis yang mereka usung.

Dalam beberapa tahun terakhir, Voice of Baceprot semakin dikenal sebagai salah satu wajah baru musik metal Asia. Mereka tidak hanya membawa identitas Indonesia ke berbagai negara, tetapi juga menjadi representasi perempuan dalam genre musik yang selama ini identik dengan dominasi laki-laki.

Pencapaian tersebut sekaligus membuktikan bahwa talenta musisi Indonesia mampu bersaing di level global. Penampilan di festival sebesar Copenhell menjadi bukti bahwa kualitas karya tidak mengenal batas geografis, selama dibangun dengan dedikasi, konsistensi, dan karakter yang kuat.

Keberhasilan Voice of Baceprot juga menjadi kebanggaan bagi masyarakat Garut. Nama daerah yang selama ini dikenal melalui kekayaan budaya dan wisata alam kini kembali mendapat sorotan positif melalui prestasi warganya di industri musik internasional.

Momentum ini diharapkan mampu membuka jalan lebih luas bagi musisi Indonesia lainnya untuk tampil di festival-festival bergengsi dunia. Kehadiran Voice of Baceprot di Copenhell 2026 sekaligus menjadi pesan bahwa musik Indonesia memiliki daya saing tinggi dan mampu berdiri sejajar dengan musisi kelas dunia.

Lebih dari sekadar penampilan di atas panggung, keberhasilan Voice of Baceprot merupakan simbol kerja keras, keberanian menembus batas, dan konsistensi berkarya. Dari sebuah kota di kaki Gunung Cikuray, trio metal perempuan ini kembali membuktikan bahwa mimpi besar dapat diwujudkan hingga menggema di salah satu panggung metal paling bergengsi di dunia.

==================

Disclaimer:

Artikel ini bertujuan untuk memperkaya informasi pembaca. Nyaringindonesia.com mengumpulkan informasi ini dari berbagai sumber relevan dan tidak terpengaruh oleh pihak luar.

Jangan lupa untuk terus mengikuti kami untuk mendapatkan informasi terkini berita Nyaring Indonesia lainnya di Google News