Wakil Ketua DPR RI  Cucun Ahmad Syamsurijal Gelar Pasar Murah Ramadan di Bandung

IMG 20260304 WA0004

Kabupaten Bandung, NyaringIndonesia.com – Wakil Ketua DPR RI Cucun Ahmad Syamsurijal menggelar Pasar Murah Ramadan di Pondok Pesantren Sa’adatuddaroin, Solokanjeruk, Kabupaten Bandung, Rabu (4/3/2026). Kegiatan ini bertujuan menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok menjelang Idulfitri.

Thank you for reading this post, don't forget to subscribe!

Cucun mengatakan, fenomena kenaikan harga bahan pokok kerap terjadi menjelang akhir Ramadan.

“Hari ini kita melihat bagaimana fenomena kalau mau masuk akhir Ramadan itu pasti harga-harga akan tinggi. Karena sudah terdengar minyak mulai langka, kemudian gula mulai susah di akhir-akhir ini,” ujarnya.

Untuk mengantisipasi lonjakan harga, pihaknya bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Bandung melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan. Operasi pasar tersebut juga melibatkan pelaku UMKM, termasuk Pesantren Agro Darussa’adah yang membudidayakan sayuran.

Cucun berharap harga kebutuhan pokok tetap terkendali hingga Idulfitri dan tidak membebani masyarakat.

“Saya ingin harga-harga ini tetap terjaga sampai akhir nanti Idulfitri, tidak ada gejolak yang sangat tinggi yang menjadi beban masyarakat,” katanya.

Ia memastikan operasi pasar tidak hanya digelar di satu lokasi. Kegiatan serupa telah dilakukan sejak sebelum Ramadan dan akan kembali digelar di sejumlah titik hingga mendekati Lebaran.

“Bukan hari ini saja. Dari sebelum Ramadan sudah kita lakukan, sekarang di bulan Ramadan, dan nanti di beberapa titik lain bisa kita lakukan lagi,” ujarnya.

Politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu juga mengingatkan spekulan agar tidak melakukan penimbunan komoditas yang dapat menyebabkan kelangkaan dan merugikan konsumen.

“Ayo kita menggunakan hati, berbesar hati untuk membantu bagaimana masyarakat bisa menjangkau kebutuhan pokoknya menjelang Lebaran ini,” tegasnya.

Dalam kegiatan tersebut, panitia dari Rumah Aspirasi Kang Cucun menyiapkan 5.000 paket sembako untuk warga sekitar, khususnya ibu-ibu pengajian.

“Kita siapkan 5.000 paket untuk ibu-ibu di sekitar sini. Ini pulang pengajian mereka bisa berbelanja langsung,” ucapnya.

Antusiasme warga terlihat dari ramainya lokasi pasar murah. Salah satu warga Solokanjeruk, Dewi Nuraeni (33), mengaku terbantu dengan harga beras yang lebih murah dibandingkan harga pasar.

Ia membeli dua karung beras masing-masing 5 kilogram seharga Rp60 ribu per karung. Menurutnya, harga normal untuk ukuran tersebut biasanya berkisar Rp70 ribu hingga Rp80 ribu.

“Alhamdulillah bisa dapat beras murah. Semoga bisa terus diselenggarakan kegiatan ini,” katanya.

Warga berharap pasar murah serupa kembali digelar menjelang Idulfitri guna membantu meringankan beban kebutuhan pokok.

 

 

=======================

Artikel ini bertujuan untuk memperkaya informasi pembaca. Nyaringindonesia.com mengumpulkan informasi ini dari berbagai sumber relevan dan tidak terpengaruh oleh pihak luar.

Jangan lupa untuk terus mengikuti kami untuk mendapatkan informasi terkini berita Nyaring Indonesia lainnya di Google News