Wali Kota Cimahi Ungkap Alasan Relokasi SDN Baros Mandiri 7 

IMG 20260518 143358
Pemkot Cimahi menegaskan telah melakukan sejumlah pengkajian terhadap rencana relokasi SDN Baros Mandiri 7

 

Thank you for reading this post, don't forget to subscribe!

CIMAHI, NyaringIndonesia.com – Pemkot Cimahi menegaskan telah melakukan sejumlah kajian terhadap rencana relokasi SDN Baros Mandiri 7. Berdasarkan hasil kajian sementara , sejumlah ruang kelas di sekolah tersebut belum terisi secara optimal.

Kondisi tersebut menjadi salah satu pertimbangan Dinas Pendidikan Kota Cimahi untuk mengevaluasi pemanfaatan fasilitas pendidikan di SDN Baros Mandiri 7.

Wali Kota Ngatiyana mengatakan bahwa rendahnya jumlah peserta didik menyebabkan kapasitas ruang belajar di SDN Baros Mandiri 7 belum dimanfaatkan secara maksimal. Sementara di SDN Baros Mandiri 3 masih terdapat calon siswa yang belum tertampung.

“Kondisi ini menjadi bahan pertimbangan agar pemanfaatan fasilitas pendidikan dapat berjalan lebih efektif dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat,” ujar Ngatiyana seusai menerima kunjungan kerja CPMU serta Tim World Bank di Mal Pelayanan Publik Cimahi. Senin (18/05/26).

Sebagai langkah penyesuaian, kata Ngatiyana, Pemerintah Kota Cimahi berencana tidak membuka penerimaan peserta didik baru kelas 1 di SDN Baros Mandiri 7 untuk sementara waktu.

” Meskipun demikian, kegiatan belajar mengajar bagi siswa yang telah terdaftar dipastikan tetap berjalan seperti biasa.” katanya.

Selain mempertimbangkan efisiensi penggunaan ruang kelas, Pemkot Cimahi juga menilai kebutuhan fasilitas SMP di Kota Cimahi semakin meningkat.

” Saat ini, kami menilai lokasi SDN Baros Mandiri 7 dapat berpotensi dialihfungsikan menjadi SMP untuk menampung lulusan sekolah dasar yang belum memperoleh tempat.” tandasnya.

Ngatiyana mengakui langkah tersebut mendapat penolakan dari sejumlah pihak, terutama orang tua siswa, namun ia menegaskan bahwa seluruh proses masih dalam tahap evaluasi dan akan disertai sosialisasi pada masyarakat, orang tua siswa, guru, serta pihak sekolah.

” Langkah ini kami lakukan agar kebijakan yang kami iambil dapat dipahami bersama dan tetap memperhatikan aspirasi masyarakat.” tandasnya (Bzo)