Bandung, NyaringIndonesia.com – Wali Kota Bandung Muhammad Farhan meminta agar pembangunan Flyover Nurtanio dapat diselesaikan sebelum perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru) guna mendukung kelancaran mobilitas masyarakat.
Thank you for reading this post, don't forget to subscribe!Flyover sepanjang 550 meter tersebut berada di bawah kewenangan Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) DKI Jakarta–Jawa Barat dan dibangun untuk mengurai kemacetan di kawasan Nurtanio.
Berdasarkan informasi di laman resmi BBPJN DKI Jakarta–Jawa Barat, pekerjaan lanjutan proyek ini memiliki masa kontrak selama 100 hari kerja dengan target penyelesaian pada 31 Desember 2025.
“Kami sudah memohon agar, jika memungkinkan, flyover ini dapat dibuka sebelum Natal. Namun, apabila belum memungkinkan, setidaknya masyarakat sudah bisa memanfaatkannya sebelum pergantian tahun,” kata Farhan, Jumat (12/12/2025).
Farhan menegaskan, Pemerintah Kota Bandung terus mendorong percepatan penyelesaian proyek tersebut sebagai bagian dari kolaborasi dengan pemerintah pusat.
“Mudah-mudahan kolaborasi dengan pemerintah pusat selalu mendapat berkah dari Tuhan Yang Maha Esa. Apa yang kita kerjakan hari ini merupakan bagian dari upaya bersama menghadirkan Bandung yang lebih baik,” ujarnya.
Ia menilai, penyelesaian Jalan Layang Nurtanio tidak hanya menjadi proyek pembangunan fisik, tetapi juga mencerminkan keberhasilan sinergi lintas lembaga dalam menjawab kebutuhan masyarakat.
Farhan juga menyebutkan bahwa pihaknya telah memastikan agenda kunjungan Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) untuk meninjau kesiapan operasional flyover tersebut.
Menurut Farhan, kunjungan tersebut menjadi penanda bahwa tahapan akhir pembangunan telah mendekati rampung dan jalan layang itu dapat segera dioperasikan.
“Kalau Menko sudah datang tetapi jalan belum bisa dipakai, itu justru menjadi persoalan. Karena itu, beliau akan memastikan Jalan Layang Nurtanio sudah dapat digunakan,” ujarnya.
Selain flyover, Farhan menambahkan, sejumlah pekerjaan infrastruktur pendukung di kawasan Nurtanio juga masih dalam proses penyelesaian sehingga koordinasi dengan kementerian terkait terus dilakukan.