Bandung, NyaringIndonesia.com – Keluhan soal tarif parkir kembali mencuat. Kali ini datang dari Ade Tuhar Amituri, warga Cihampelas, Kabupaten Bandung Barat, yang mengaku terkejut setelah dikenakan biaya parkir sebesar Rp20.000 di Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung, meski hanya berada di area parkir sekitar tujuh menit.
Thank you for reading this post, don't forget to subscribe!Ade menuturkan, saat itu dirinya baru saja memasuki area parkir rumah sakit dan tak lama kemudian keluar kembali. Namun saat hendak meninggalkan lokasi, ia harus membayar tarif yang menurutnya tidak masuk akal.
“Saya kaget, baru sebentar parkir sudah dikenakan Rp20.000. Rasanya tidak sesuai aturan,” ujarnya dengan nada heran.
Menurut Ade, rumah sakit sebagai fasilitas layanan publik semestinya menerapkan sistem parkir yang jelas, transparan, dan tidak memberatkan masyarakat. Terlebih, banyak keluarga pasien datang dalam kondisi mendesak atau darurat, sehingga tidak sempat memperhatikan detail teknis parkir.
Ia pun berharap manajemen RSHS segera melakukan evaluasi terhadap sistem dan pengelolaan parkir agar kejadian serupa tidak kembali terulang.
“Kalau tidak ada perbaikan, tentu merugikan masyarakat, apalagi keluarga pasien yang datang dengan kondisi darurat,” tambahnya.
Hingga berita ini diturunkan, pihak pengelola parkir maupun manajemen RSHS Bandung belum memberikan keterangan resmi terkait keluhan tersebut. Publik kini menanti klarifikasi serta transparansi mengenai standar tarif parkir yang diberlakukan di lingkungan rumah sakit rujukan tersebut.
Kasus ini kembali memantik perhatian soal tata kelola parkir di fasilitas publik, terutama di rumah sakit yang menjadi tempat bergantungnya harapan banyak keluarga.
