Warga RW03, Kelurahan Karangmekar, Cimahi Tengah mengangkat akar pohon yang meyumbat saluran drainase di jalan lurah
Thank you for reading this post, don't forget to subscribe!
CIMAHI, NyaringIndonesia.com – Mengandalkan kekompakan, Warga RW 03 Kelurahan Karangmekar, Kota Cimahi, melakukan penanganan mandiri terhadap akar pohon yang menyumbat saluran drainase di Jalan Lurah, Sabtu (1/8/2026).
Ketua RW 03 Kelurahan Karangmekar, Hijrun Rence, mengungkapkan bahwa persoalan tersebut sebelumnya telah beberapa kali disampaikan kepada instansi terkait. Namun, hingga kondisi drainase semakin mengganggu, upaya penanganan belum juga terealisasi.
“Sudah beberapa kali kami menyampaikan laporan, tetapi belum ada tindak lanjut yang kami harapkan. Karena khawatir kondisi semakin memburuk, warga akhirnya sepakat melakukan penanganan secara mandiri,” katanya.
Pelaksanaan pengangkatan akar pohon tidak berlangsung mudah. Ukuran akar yang besar serta posisinya yang menyatu dengan batu di dalam saluran membuat pekerjaan membutuhkan tenaga dan waktu lebih lama. Berkat kebersamaan warga, hambatan tersebut akhirnya dapat diatasi dan saluran drainase kembali terbuka.
“Seluruh pelaksanaan kegiatan dibiayai secara gotong royong oleh warga. Kami tidak menggunakan anggaran Program Pemberdayaan Masyarakat (PPM),” jelas Hijrun.
Ia menilai aksi tersebut merupakan bentuk kepedulian masyarakat dalam menjaga lingkungan sekaligus mengurangi potensi persoalan yang dapat ditimbulkan akibat tersumbatnya drainase.
“Kami ingin menunjukkan bahwa masyarakat memiliki kepedulian terhadap lingkungannya. Selama bisa dilakukan bersama, kami akan terus berupaya menjaga fasilitas lingkungan demi kepentingan bersama,” tuturnya.
Meski demikian, Hijrun berharap sinergi antara pemerintah kewilayahan dan organisasi perangkat daerah semakin diperkuat sehingga setiap pengaduan masyarakat dapat ditangani secara lebih cepat dan tepat.
“Kami berharap komunikasi dan koordinasi dengan seluruh pihak dapat berjalan lebih baik. Dengan begitu, setiap persoalan yang dilaporkan warga bisa segera ditindaklanjuti dan tidak menunggu hingga masyarakat harus turun tangan sendiri,” pungkasnya. (Bzo)

