Yamaha Resmi Jadi Pemasok Tunggal Moto3 Mulai 2028, Era Baru Pembinaan Pebalap Dimulai

1782452579877
Yamaha menjadi pemasok motor tunggal untuk ajang Kejuaraan Dunia FIM Moto3 mulai musim 2028 hingga 2033.

NYARINGINDONESIA.COM – BELANDA, Penyelenggara MotoGP bersama Yamaha Motor Co., Ltd. resmi mengumumkan kerja sama jangka panjang yang akan membawa Yamaha menjadi pemasok motor tunggal untuk ajang Kejuaraan Dunia FIM Moto3 mulai musim 2028 hingga 2033. Pengumuman tersebut disampaikan dalam konferensi pers yang digelar di sela Grand Prix Belanda di Assen.

Thank you for reading this post, don't forget to subscribe!

Kesepakatan ini menjadi salah satu perubahan terbesar dalam ajang Grand Prix dalam beberapa tahun terakhir. Melalui kolaborasi tersebut, MotoGP dan Yamaha ingin memperkuat sistem pembinaan pembalap muda dengan menghadirkan platform balap yang lebih kompetitif, mudah diakses, serta memiliki arah pengembangan jangka panjang.

Program baru ini dirancang dengan mengedepankan prinsip aksesibilitas, sportivitas, inovasi teknologi, dan kesinambungan. Tujuannya adalah memastikan kemampuan pembalap tetap menjadi faktor utama dalam proses menuju level tertinggi balap motor dunia.

Yamaha akan mengembangkan motor prototipe baru berbasis mesin produksi CP2 yang telah dimodifikasi secara menyeluruh untuk kebutuhan balap Grand Prix. Motor tersebut ditargetkan memiliki rasio tenaga dan bobot yang lebih baik dibandingkan motor Moto3 saat ini, sekaligus menawarkan dimensi yang lebih sesuai dengan postur serta gaya balap generasi pembalap masa depan.

Meski telah diumumkan, spesifikasi lengkap motor masih dirahasiakan. Yamaha dan MotoGP menyebutkan informasi lebih rinci akan diperkenalkan secara bertahap, dengan debut publik motor dijadwalkan berlangsung pada 2027. Sebelum itu, pengujian prototipe akan dimulai pada akhir tahun ini.

Tak hanya digunakan di Kejuaraan Dunia Moto3, platform baru ini juga diproyeksikan mendukung jenjang pembinaan pembalap. Mulai 2029, FIM Moto3 Junior World Championship yang berada di bawah MotoJunior diharapkan menggunakan versi mesin dengan spesifikasi sedikit berbeda. Selain itu, sejumlah kejuaraan regional juga tengah berdiskusi untuk mengadopsi platform serupa.

CEO MotoGP Sports Entertainment Group, Carlos Ezpeleta, mengatakan proyek tersebut bukan sekadar menghadirkan motor baru, melainkan membangun fondasi pembinaan pembalap muda secara global.

Menurutnya, Moto3 memiliki peran penting sebagai gerbang pertama menuju karier profesional di Grand Prix sekaligus tempat lahirnya para bintang MotoGP masa depan. Ia meyakini era baru Moto3 akan menghadirkan persaingan yang semakin menarik sekaligus memperkuat posisi kelas tersebut sebagai tahap awal pengembangan talenta dunia.

Sementara itu, Managing Director Yamaha Motor Racing, Paolo Pavesio, menegaskan Moto3 selalu menjadi titik awal bagi para pembalap yang bermimpi tampil di Grand Prix.

Ia menyebut Yamaha tidak hanya berfokus membangun motor baru, tetapi juga menciptakan platform balap yang mampu mendukung pembalap, tim, dan kejuaraan dalam jangka panjang. Proyek ini, lanjutnya, merupakan kolaborasi global yang melibatkan Yamaha Motor Co., Yamaha Motor Racing, dan Yamaha Motor Europe sebagai bentuk komitmen perusahaan terhadap masa depan balap motor dunia.