Pi Coin Kembali Menjadi Sorotan Setelah Spekulasi Listing di Coinbase

Pi Coin Kembali Menjadi Sorotan Setelah Spekulasi Listing di Coinbase

Cimahi, NyaringIndonesia.com – Pi Coin kembali menjadi sorotan setelah muncul spekulasi mengenai kemungkinan listing di Coinbase. Sebuah cuitan dari Paul Grewal, Chief Legal Officer Coinbase, yang memperlihatkan gambar pai dengan logo Pi Network, memicu perdebatan hangat di komunitas kripto.

Thank you for reading this post, don't forget to subscribe!

Jika Pi Coin benar-benar terdaftar di bursa besar seperti Coinbase, harga Pi Coin diperkirakan dapat melonjak hingga 30% atau lebih. Namun, volatilitas pasar tetap menjadi tantangan bagi para investor.

Spekulasi listing Pi Coin di Coinbase bermula dari sebuah tweet yang diposting oleh Paul Grewal pada 14 Maret 2025, bertepatan dengan perayaan Pi Day. Dalam tweet tersebut, ia menulis:

“We take Pi Day at @coinbase very seriously.”

Selain itu, gambar pai yang ditampilkan juga menyertakan logo Pi Network, yang memicu dugaan bahwa Coinbase sedang mempertimbangkan untuk mendaftarkan token ini. Meskipun belum ada konfirmasi resmi, hal ini cukup membangkitkan antusiasme investor dan spekulasi di pasar, seperti yang dilaporkan oleh Coinpedia.org.

Menurut analisis dari CoinCodex, jika Pi Coin benar-benar terdaftar di Coinbase, likuiditasnya akan meningkat secara signifikan. Prediksi harga menunjukkan kenaikan hingga 30,37%, yang dapat membawa harga Pi Coin mencapai $1,83 pada 22 Maret 2025.

Namun, kondisi pasar saat ini masih dalam tren bearish, dengan Fear & Greed Index berada di angka 32 (fear). Selain itu, dalam 30 hari terakhir, Pi Coin hanya mengalami 8 hari kenaikan dari total 25 hari perdagangan, yang menunjukkan volatilitas pasar yang cukup tinggi.

Sementara spekulasi tentang listing terus berlanjut, Pi Network juga terus mengembangkan ekosistemnya. Langkah terbaru adalah peluncuran domain .pi, di mana pengguna dapat membeli domain berbasis blockchain menggunakan Pi Coin.

“Langkah ini bertujuan untuk memperluas ekosistem Pi dan meningkatkan adopsi token,” kata perwakilan Pi Network, seperti yang dilaporkan oleh Fortune India. Selain itu, masa grace period untuk saldo yang belum diverifikasi juga segera berakhir, menandakan transisi Pi Network menuju tahap yang lebih matang dalam industri kripto.

 

==============

Disclaimer:

Artikel ini bertujuan untuk memperkaya informasi pembaca. Nyaringindonesia.com mengumpulkan informasi ini dari berbagai sumber relevan dan tidak terpengaruh oleh pihak luar.

Jangan lupa untuk terus mengikuti kami untuk mendapatkan informasi terkini berita Nyaring Indonesia lainnya di Google News

Editor : NI1

# # # #

Berita Utama