Antisipasi Kesehatan Pemudik, Dinkes Cimahi Operasikan Posko hingga 6 April

Posko Kesehatan
Petugas Posko kesehatan Mudik 2025 Dwi Wahyu Novita

CIMAHI, NyaringIndonesia.com – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Cimahi menyiapkan posko mudik yang beroperasi mulai Maret hingga 6 April. Posko ini melibatkan Public Safety Center (PSC), Puskesmas, serta Ikatan Bidan Indonesia.

Thank you for reading this post, don't forget to subscribe!

Berbagai fasilitas kesehatan telah disiapkan, termasuk pertolongan pertama (P3K) untuk kondisi darurat, layanan pengobatan tradisional seperti akupunktur dan pemijatan bagi pemudik yang kelelahan.

Selain itu, Dinkes juga bekerja sama dengan organisasi profesi untuk menyediakan layanan pemeriksaan kehamilan bagi ibu hamil yang melakukan perjalanan jauh.

“Layanan kesehatan ibu dan anak menjadi salah satu prioritas dalam posko ini. Sejak awal beroperasi, posko banyak menangani pemudik yang mengalami kelelahan” ucap Dwi Wahyu Novita dari Dinkes Kota Cimahi saat ditemui di posko Mudik di Alun – alun Cimahi. Minggu (30/03/25).

Sementara itu, pemudik yang mengalami kecelakaan lalu lintas bakal dirujuk ke Rumah Sakit untuk penanganan lebih lanjut, sedangkan luka ringan dapat ditangani langsung di posko.

“Selain P3K, kami juga menyediakan obat-obatan seperti obat lambung, obat sakit kepala, dan lainnya. Selain itu, kami menyiapkan satu unit ambulans untuk keadaan darurat,” jelasnya.

Posko ini beroperasi dalam dua shift, Shift pertama, Pukul 07.30 – 14.30, Shift kedua, Pukul 14.30 – 21.00

Setiap posko diisi lima oramg, yakni satu orang dari Dinkes, tiga orang dari PSC (termasuk sopir ambulans), dan satu orang dari Puskesmas.

Selama musim mudik, Puskesmas juga tetap melayani 24 jam, meskipun tidak semua petugas bertugas penuh waktu. Namun, tenaga kesehatan telah disiapkan untuk berjaga demi memastikan pelayanan tetap optimal.

Hingga saat ini, posko mudik berjalan dengan lancar tanpa kendala berarti. Koordinasi yang baik antarinstansi memastikan pelayanan kepada pemudik dapat dilakukan secara maksimal.

Dinkes Cimahi mengimbau para pemudik untuk menjaga stamina selama perjalanan. Jika merasa tidak mampu berpuasa karena kondisi fisik, sebaiknya jangan dipaksakan, mengingat perjalanan mudik yang cukup jauh.

Selain itu, kendaraan bermotor masih mendominasi jalur mudik, terutama dari Jakarta dan Bogor. Banyak pemudik membawa anak-anak serta barang bawaan dalam jumlah besar.

“Untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan, kami mengimbau pemudik untuk membawa kelengkapan administrasi, seperti KTP, kartu BPJS, dan dokumen penting lainnya,”pungkasnya. (Bzo)

 

Berita Utama